Program Kotaku, Sulap Kelurahan Kumuh di Wonosobo Ini Jadi Lebih Asri
Pemerintahan

Program Kotaku, Sulap Kelurahan Kumuh di Wonosobo Ini Jadi Lebih Asri

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo kini semakin tertata rapi dan indah. Melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), kelurahan yang dianggap jadi tempat kumuh kini sudah mulai ditata dengan baik dengan berbagai pembangunan, seperti sanitasi, lampu penerangan, infrastruktur jalan dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardiyanto mengatakan, bahwa Kelurahan Jaraksari yang berada di kecamatan kota ini merupakan daerah dengan penduduk terbanyak di Wonosobo.

"Secara bertahap dari program Kotaku, kita lakukan penanganan pemukiman, infrastruktur jalan, drainase, hingga sarana sanitasi," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (23/11/2022).

Perbedaan begitu terasa dari Kelurahan Jaraksari yang sekarang jauh lebih tertata. Kondisi jalan sudah rata dan lebar sehingga mudah untuk dilewati kendaraan baik roda dua ataupun roda empat. 

Selain itu di sepanjang jalan juga terdapat lampu-lampu jalan yang akan tampak indah saat menjelang malam. Lampu tersebut memiliki fungsi bukan hanya sebagai penerangan saja, namun juga sebagai nilai keindahan di Kelurahan Jaraksari ini.

Mengingat kawasan ini padat penduduk dan kerapkali terjadi kebakaran, dengan program Kotaku ini telah diberikan sejumlah fasilitas penanganan kebakaran untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

"Kita pasang hydrant dengan jarak tertentu, karena untuk mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk pada wilayah dengan jalan yang sempit," katanya.

Sehingga diharapkan hydrant ini dapat memberikan penanganan yang cepat saat kebakaran. Disisi lain, fasilitas taman juga menjadi tempat yang semakin menambah kecantikan dari Kelurahan Jaraksari dan sebagai tempat bermain bagi anak.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan, bahwa untuk sekarang ini ada banyak alasan agar orang mau untuk datang ke Kelurahan di Jaraksari. Karena tempatnya yang sudah nyaman dan indah.

"Program Kotaku ini dilakukan untuk mengatasi kawasan perkampungan yang kumuh menjadi kawasan yang sehat dan indah. Kita ingin melihat saat ini itu sudah sejauh mana," katanya.

Menurutnya, sejak adanya pembangunan di wilayah tersebut membawa hal yang berbeda. Terutama dalam hal kebersihan, kerapihan dan keindahan area masuk kelurahan tersebut. Hal ini menurutnya berbeda dengan beberapa tahun yang lalu.

Kelurahan Jaraksari dulunya banyak dianggap sebagai kampung yang kumuh. Teutama karena masalah sanitasi yang buruk di wilayah tersebut. Maka menurut Afif perlu adanya intervensi untuk dapat mengubah tempat tersebut menjadi lebih baik.

Namun saat ini bupati mengapresiasi masyarakat yang sudah mau ikut berpartisipasi dalam mewujudkan kawasan bebas kumuh melalui program Kotaku ini.

"Program ini akan berhasil bilamana ada dukungan dari masyarakat. Alhamdulillah dukungan masyarakat luar biasa," ungkapnya.

Bupati mengharapkan masyarakat harus dapat merawat hasil ini semua sebagai upaya mempertahankan kawasan tempat tinggal yang nyaman bagi mereka.

"Untuk membangun ini energinya luar biasa. Mudah-mudahan ini akan menjadi pilot project di wilayah-wilayah lain untuk meniru," tandasnya.