Ratusan Anak Perempuan di Wonosobo Nikah Dini
Sosial

Ratusan Anak Perempuan di Wonosobo Nikah Dini

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno Sulistyowati SSTP mengapresiasi dan mendukung terwujudnya kualitas keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui kegiatan Seminar Keluarga 'Wonderful Couple Till Jannah' yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (PD) Salimah Wonosobo.

Saya sangat mendukung dan mengapresiasi seminar Keluarga ini, guna mewujudkan keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahagia lahir batin dunia dan akhirat, katanya saat sambutan acara Seminar Keluarga di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Minggu, (22/05/2022).

Menurutnya, di Kabupaten Wonosobo keluarga rentan masih menjadi permasalahan yang serius. Berdasarkan data 2021, perkawinan di bawah 19 tahun  didominasi perempuan sebanyak 435 orang dan laki-laki 44 orang. Adapun rata-rata lama sekolah perempuan sebanyak 6,62 orang dan laki-laki 7,03 orang. Sementara itu, kekerasan terhadap anak perempuan sebanyak 25 orang dan laki-laki 4 orang serta angka perceraian mencapai 2373 orang. 

Guna mewujudkan keluarga bahagia sakinah mawadah warohmah, ada beberapa bekal yang perlu disiapkan, antara lain melakukan perencanaan dan persiapan secara matang, usia sudah matang atau  dewasa, memahami esensi perkawinan sedini mungkin dan bekali diri dengan ilmu pengetahuan. Selain itu, juga mampu menjalin komunikasi yang efektif guna membangun hubungan yang harmonis.

Sementara itu, Ketua PD Salimah Kabupaten Wonosobo, Noviana mengatakan, Salimah memiliki visi menjadi organisasi masyarakat perempuan dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga Indonesia dengan 7 program unggulannya.

PD Salimah Wonosobo memiliki 7 program unggulan yaitu Rumah Pendidikan Salimah, Ikatan Mubalighoh Salimah Indonesia (IMSI), Forum Silaturahim Majelis Ta’lim (Forsil MT), Komunitas, Koperasi Serba Usaha Salimah (Kossuma), Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS), dan Pos Penanggulangan Musibah dan Bencana (P2MB), bebernya.

Hal senada juga disampaikan Penulis dan Konselor Keluarga sekaligus narasumber Cahyadi Takariawan dan Ida Nur Laila. Untuk membangun keluarga yang sakinah mawadah warahmah, katanya, perlu memahami karakter pasangan masing-masing agar terjalin proses komunikasi dalam keluarga yang dinamis dan terbuka.