Hanyut Tiga Hari, Warga Desa Ropoh Ditemukan Tewas di Wilayah Purworejo
Peristiwa

Hanyut Tiga Hari, Warga Desa Ropoh Ditemukan Tewas di Wilayah Purworejo

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Islahudin (60) warga Dusun Ngemplak, Desa Ropoh, Kecamatan Kepil yang hanyut akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Senin (02/12/2019) kemarin. Ia ditemukan setelah tim SAR gabungan dan maayarakat sekitar melakukan pencarian selama tiga hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Zulfa Ahsan Alim Kurniawan mengatakan, korban ditemukan oleh dalam kondisi tidak bernyawa sejauh sekitar 10 kilometer dari tempat pertama kali hanyut. Ia ditemukan oleh tim SAR sekitar pukul 14.00 WIB.

"Korban sudah berhasil ditemukan masih dialiran Sungai Kodil, tetapi sudah masuk wilayah Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari lokasi awal hanyut," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, proses pencarian terhadap korban sudah dilakukan sejak Sabtu (30/11) lalu, setelah adanya laporan bahwa korban hanyut di sungai tersebut. Tim SAR gabungan dan masyarakat langsung melakukan pencarian pada hari itu juga. 

"Di hari ketiga pencarian cuacanya cerah, kondisi sungai Kodil stabil dan tidak keruh. Hal itu cukup membantu dalam proses pencarian dan akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga pencarian," bebernya.

Pencarian korban sendiri dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang berjumlah mencapai 193 personil. Jumlah tersebut dibagi menjadi empat tim. Korban sendiri ditemukan di aliran Sungai Kodil masuk wilayah Desa Sidomukti, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

"Setelah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan, korban kemudiam diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Dusun Ngemplak Desa Ropoh Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo dikabarkan hilang terseret arus di sungai di Dusun Ngemplak, Sabtu (30/11/2019) kemarin sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Korban diketahui bernama Islahudin (60) warga setempat. Diduga korban hanyut, karena terpeleset saat membersihkan saluran air.