GMFKUB Tingkatkan Kesadaran Kerukunan di Kalangan Pemuda Lintas Agama
Sosial

GMFKUB Tingkatkan Kesadaran Kerukunan di Kalangan Pemuda Lintas Agama

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dalam rangka meningkatkan kesadaran kerukunan dikalangan generasi muda lintas agama dan kepercayaan, Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama (GM FKUB) Kabupaten Wonosobo bekerjasama dengan Kesbangpol Wonosobo menyelenggarakan Diskusi Peningkatan Wawasan Kebangsaan, Jumat (29/11/2019).

Kegiatan yang digelar di Kantor Kesbangpol Wonosobo tersebut diikuti oleh sebanyak 60 orang generasi muda lintas agama dari berbagai agama dan kepercayaan, organisasi kepemudaan, santri dan mahasiswa serta diisi oleh narasumber dan Kapolsek Wonosobo.

Ketua GM FKUB Kabupaten Wonosobo, M. Sholeh Nahru Ulumuddin dalam sambutannya mengatakan, bahwasanya silaturahmi generasi muda lintas agama dan kepercayaan harus sering dilaksanakan karena bertujuan untuk saling mengenal, mengerti dan memahami persoalan diberbagai agama dan kepercayaan.

"Jika kita sudah bisa mengerti, memahami dan mengenal bagaimana persoalan diberbagai agama dan kepercayaan, maka ketika ada persoalan di Indonesia baik nasional maupun kedaerahan yang berbenturan dengan agama, kita sebagai generasi muda tidak akan menyikapi hal itu dengan dangkal. Melainkan penuh dengan kebijaksanaan," papar Nahru.

Selanjutnya Nahru juga mengatakan jika didalam Islam itu 'bagimu agamamu dan bagiku agamaku', tetapi didalam GM FKUB Wonosobo itu 'bagimu agamamu, bagiku kamu saudaraku'. 

Sementara itu, salah satu narasumber, Danramil Wonosobo, Kapten Inf Heru Utomo menyampaikan, wawawan kebangsaan sangat penting untuk diketahui oleh semua warga negara khususnya generasi muda. Apa lagi Forum GMFKUB yang merupakan wadah sangat bagus, dimana berkumpulnya para pemuda lintas agama.

"Ini sangat penting bagi keutuhan NKRI dan menjadi contoh disituasi negara yang kurang kondusif tingkat kerukunannya disebabkan banyak faktor. Salah satunya adalah dengan kemajuan tehnologi," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, perkembangan teknologi sangatlah cepat, perkembangan tersebut membawa dampak positif dan negatif. Yang menjadi permasalahan bangsa adalah hilangnya semangat persatuan dan kesatuan serta memudarnya semangat gotong royong dan hilangnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari.

"Ini dibuktikan dengan adanya pekelahian antar anak sekolah, antar kampung dan lain sebagainya," pungkasnya.