Jaring Masukan, KPU Wonosobo Uji Publik Regulasi Pilbup 2020
Peristiwa

Jaring Masukan, KPU Wonosobo Uji Publik Regulasi Pilbup 2020

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo menggelar Sosialisasi Kebijakan KPU kepada Stakeholder dan Uji Publik Regulasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo Tahun 2020, Kamis (28/11/2019). Acara yang digelar di salah satu rumah makan di Wonosobo tersebut untuk menjaring masukan dari pemangku kepentingan serta partai politik.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Wonosobo, Kapolres, Perwakilan Dandim, Kejari, Kabag Tapem, perwakilan seluruh partai politik yang ada di Wonosobo, organisasi sosial kemasyarakatan dan wartawan.

Salah satu Komisioner KPU Wonosobo, Amirudin mengungkapkan, dalam acara kali ini, pihaknya melakukan uji publik sebanyak empat SK. Lantaran setiap produk hukum KPU Wonosobo direncanakan untuk dilakukan uji publik. Hal ini merupakan bentuk keterlibatan masyarakat.

"Jadi kita tidak tiba-tiba membuat SK begitu saja tetapi harus melibatkan masyarakat. Uji publik ini, untuk di Jawa Tengah, Wonosobo menjadi kabupaten pertama yang melakukan uji publik," katanya saat ditemui seusai acara.

Lebih lanjut dikatakannya, keempat SK tersebut tediri dari SK pemutakhiran pemilih, SK tentang pencalonan perseorangan, SK pencalonan melalui partai politik dan SK tata cara dan rekruitmen badan adhoc. 

"Kita melibatkan semua stakeholder kepemiluan agar SK yang kita buat itu bisa betul-betul matang. Jadi sudah memperhatikan semua aspek. Dalam membuat draft, dari sisi formalnya kan berdasarkan undang-undang dan PKPU. Tetapi kita juga harus mengakomodir kepentingan-kepentingan yang ada di masyarakat," ujarnya.

Setelah uji publik ini, katanya, pihaknya akan mengkaji lagi empat SK tersebut dan baru ditetapkan. Kemudian SK tersebut akan disosialisasikan yang melibatkan stakeholder terkait.

"Setelah uji publik kan kita kaji kekurangan-kekurangan berdasarkan usulan-usulan tadi. Setelah itu baru ditetapkan dan disosialisasikan," pungkasnya.