Pj Sekda Minta DAK Pendidikan Digunakan Sesuai Aturan yang Berlaku
Pendidikan

Pj Sekda Minta DAK Pendidikan Digunakan Sesuai Aturan yang Berlaku

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dalam menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan untuk program pembangunan, diharapkan jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Wonosobo mengikuti aturan yang berlaku. Hal tersebut ditegaskan Pj. Sekda Kabupaten Wonosobo, M. Aziz Wijaya saat membuka sosialisasi DAK Pendidikan di Pendopo Bupati, Selasa (13/08/2019).

Saya wanti-wanti betul, khususnya kepada semua jajaran pendidikan, baik itu Disdikpora, maupun jajaran sekolah. Setiap kali ada kegiatan pembangunan, laksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah dibuat, katanya.

Terkait sosialisasi ini, Aziz menekankan agar bisa digunakan sebagai sarana berdiskusi tentang teknis perencanaan, persiapan dan selanjutnya pengelolaan serta pelaporan kegiatan yang dibiayai dari DAK fisik bidang pendidikan. Hal itu demi ikut mewujudkan keberhasilan pembangunan pendidikan di Kabupaten Wonosobo. 

"Kegiatan ini saya nilai juga cukup strategis, dimana bisa menjadi forum komunikasi di tingkat kabupaten, dalam kaitannya dengan pengelolaan Dana Alokasi Khusus di seluruh sekolah penerima di Kabupaten Wonosobo," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Wonosobo, Sigit Sukarsana mengatakan, kegiatan tersebut berdasar UU No 12 Tahun 2018 Tentang APBN, Perpres No 141 Tahun 2018 tentang Juknis DAK Fisik, serta Permendikbud No 1 Tahun 2019 Tentang Pentunjuk Operasional DAK Pendidikan.

"Tujuannya untuk meningkatkan kertersediaan dan keterjangkauan akses untuk menyediakan layanan pendidikan yang bermutu, berkesetaraan dan relevan," bebernya.

Lebih lanjut, ada 3 sub di ruang lingkup DAK fisik bidang pendidikan, yakni sub bidang SD, SMP dan SKB. Sub bidang SD sendiri meliputi, prasarana yaitu rehabilitasi ruang kelas, ruang kantor atau guru, ruang perpustakaan dan sanitasi. Sementara untuk sarana meliputi pengadaan alat peraga Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) seni budaya ketrampilan.

"Untuk sub bidang SMP prasarananya sama dengan SD ditambah ruang laboratorium komputer dan laboratorium IPA serta pengadaan kelas baru. Sarananya, pengadaan alat peraga IPA, IPS, Matematika dan laboratorium komputer, media pendidikan dan alat kesenian tradisional," bebernya.

Sementara itu, untuk sub bidang SKB meliputi, prasarana adalah rehabilitasi jamban SKB dan rehab ruang kelas TK Negeri. Sementara sarananya adalah pengadaan komputer dan pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE) TK Negeri dan penyediaan buku koleksi PAUD.