Gelar Razia Gelandangan, Petugas Dapati Pengemis Bawa Uang Puluhan Juta
Sosial

Gelar Razia Gelandangan, Petugas Dapati Pengemis Bawa Uang Puluhan Juta

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Wonosobo bersama Satpol PP Wonosobo menggelar razia penertiban Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT), Selasa (13/08/2019). Bahkan dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu pengemis yang kedapatan membawa uang Rp 20 juta.

Salah satu petugas dari Dinsos PMD Wonosobo, Muta'aliyah mengungkapkan, operasi PGOT ini dilakukan di seputar Kota Wonosobo, seperti Pasar Induk Wonosobo dan Alun-alun Wonosobo sampai wilayah Sawangan, Kecamatan Leksono. Dalam razia kali ini, petugas berhasil menjaring 6 orang pengemis, 1 orang pengamen dan 2 orang psikotik di seputar kota Wonosobo.

"Kegiatan operasi penertiban PGOT ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan, keamanan, ketertiban serta kebersihan kota dari pengemis dan gelandangan yang banyak dijumpai di Wilayah Kota Wonosobo," katanya.

Lebih lanjut Muta'aliyah menjelaskan, para penyandang masalah sosial yang diamankan tersebut selanjutnya dibawa ke Kantor Dinsos PMD Wonosobo. Mereka ditampung sementara di fasilitas shelter yang ada untuk dilakukan pendataan. Para PGOT ini kemudian dilakukan pembinaan dan dikembalikan ke pihak keluarga maupun desa. 

"Kesembilan orang PGOT yang terjaring penertiban ini terdiri dari 8 orang berasal dari Kabupaten Wonosobo, sementara 1 orang berasal dari luar kota," bebernya.

Menurutnya, para PGOT yang terdiri dari pengemis, pengamen, pemulung serta psikotik yang berasal dari Wonosobo dan Kabupaten lain akan dikembalikan ke pihak keluarga masing-masing setelah dilakukan pembinaan. Mereka dikembalikan ke daerah asal dengan cara dijemput oleh pihak keluarga, saudara maupun perangkat desa.

"Dari pendataan dan pemeriksaan barang bawaan para pengemis, petugas berhasil mengamankan uang puluhan juta dan dikembalikan ke masing masing pengemis," tuturnya.

Diketahui, ada satu pengemis yang membawa uang sekitar 20 juta rupiah yang berasal dari Wonosobo dan sudah dijemput oleh perangkat desa setempat. Sementara untuk pengemis yang lain ada yang membawa uang sekitar Rp 200 ribu, Rp 150 ribu dan Rp 100 ribu.