Habis Tahun Ini, Biaya Sewa Lahan Relokasi Pedagang Pasar Sapuran Tak Dianggarkan
Ekonomi

Habis Tahun Ini, Biaya Sewa Lahan Relokasi Pedagang Pasar Sapuran Tak Dianggarkan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Selain tak mendapat anggaran untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Sapuran, biaya sewa relokasi ribuan pedagang Pasar Sapuran juga tidak dianggarkan. Padahal relokasi dan sewa lahan yang mencapai Rp 500 juta tersebut habis pada tahun ini.

"Perbincangan kami yang ada di komisi adalah biaya relokasi yang pada waktu itu mencapai Rp 500 juta itu ternyata sudah habis. Kalau tidak segera disusuli dengan anggaran berikutnya untuk relokasi perpanjangan kontrak ini akan menjadi sebuah permasalahan kedepannya," kata anggota Komisi B DPRD Wonosobo, Mukamtoro, Sabtu (10/08/2019).

Oleh karenanya, lanjutnya, secara simultan baik anggaran perpanjangan kontrak sewa lahan relokasi pasar maupun anggaran pembangunan pasar harus beriringan. Pihaknya berharap agar pembangunan Pasar Sapuran bisa cepet diselesaikan agar tidak memunculkan masalah baru. 

"Makanya kalau bisa simultan dan dengan rencana yang jelas, maka yang mestinya dianggarkan Rp 500 juta untuk satu tahun itu bisa dipakai 6 bulan saja. Sehingga anggaran itu hanya dipakai separuh saja dan sisanya untuk menambah anggaran pembangunan Pasar Sapuran," jelasnya.

Sementara itu, pada suatu kesempatan Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop UMKM) Suprayitno menjelaskan, pihaknya akan melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada para pedagang Pasar Sapuran agar bisa pindah dari tempat relokasi walaupun pembagunan belum selesai.

"Kelihatannya lebih bagus di atas dari pada di tempat relokasi. Kita akan melakukan pendekatan agar mau di pindah semua. Nanti para pedagang akan ditempatkan di lokasi pasar yang sudah jadi agar tidak mengganggu penyelesaian pembangunan apabila dapat anggaran," bebernya.

Tempat untuk relokasi para pedagang Pasar Sapuran ini, katanya, Pemkab Wonosobo menyewa lahan dengan harga Rp 300 juta lebih dalam setahun. Para pedagang sudah menempati tempat relokasi selama satu tahun. Pihaknya baru membayar sewa satu tahun, sementara untuk tahun ini belum bayar.

"Diawal tahun sebenarnya kita berharap bisa pindah agar tidak membayar untuk itu, tetapi berhubung ini belum bisa pindah ya coba kita nanti akan bilang dengan yang punya lahan untuk masalah sewa ini. Ya harapannya para pedagang mau segera pindah," jelasnya.