Gelapkan Dana Ratusan Juta, Mantan Bendahara UPK Watumalang Ditetapkan Tersangka
Hukum & Kriminal

Gelapkan Dana Ratusan Juta, Mantan Bendahara UPK Watumalang Ditetapkan Tersangka

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--RS (36) warga Kecamatan Watumalang yang merupakan mantan Bendahara Unit Pengelola Keuangan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kecamatan Watumalang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi. Ia diduga menggelapkan dana ratusan juta uang negara.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Heriyanto menjelaskan, pelaku ditahan oleh Penyidik Unit Tipidkor Polres Wonosobo setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana Korupsi keuangan UPK DAPM Kecamatan Watumalang periode 2016-2017.

"DAPM seyogyanya merupakan pengelolaan dana bergulir eks PNPM Mandiri Perdesaan yang telah dinyatakan berakhir sejak 2015," katanya saat pers rilis, Kamis (08/08/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa meskipun program PNPM sudah berakhir dan ada surat yang menyatakan bahwa dana tersebut dihibahkan, namun bukan berarti pengelolaannya bisa seenaknya saja. 

"Merujuk pada ketentuan Undang-undang nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Undang-undang nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, keuangan DAPM masih termasuk keuangan negara. Hal ini sudah dikuatkan oleh ahli keuangan negara yang sudah kami mintai keterangan," imbuh.

Menurutnya, kasus korupsi ini terjadi sejak tahun 2015 sampai 2017 dan baru diketahui informasi ini pada bulan November tahun 2018. Hasil audit sementara pelaku mengakibatkan kerugian keuangan negara sebanyak Rp 199.181.000.

"Kita sudah maksimal karena sudah A1 yang dikuatkan dengan beberapa alat bukti dan kita lakukan gelar perkara. Dari awal penyidikan pelaku kami tahan untuk mempermudah penyidikan," jelasnya.

Dalam perkara ini turut diamankan barang bukti berupa berkas peminjaman dana bergulir, slip pengambilan tabungan yang tanda tangannya dipalsukan, serta uang pengembalian dari RS sebesar Rp 22.150.000.