Nyolong Handphone, Pemuda Pengangguran Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara
Hukum & Kriminal

Nyolong Handphone, Pemuda Pengangguran Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Jajaran Satreskrim Polres Wonosobo berhasil meringkus pelaku pencurian sebuah handphone di rumah salah satu warga Hudosari, Kelurahan Selomerto, Kecamatan Selomerto pada Selasa (30/07/2019) lalu. Pelaku diketahui berinisial ATP (20) warga Kelurahan Pagerkukuh, Kecamatan Wonosobo.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Heriyanto menjelaskan, akibat ulahnya, pelaku dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 2 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres Wonosobo untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” katanya saat pers rilis, Kamis (08/08/2019).

Lebih lanjut dijelaskannya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Bermula pada saat korban bernama Devi Novitasari dan suami beserta anaknya yang berumur 3 tahun sedang pergi ke apotik untuk membeli obat. Seusai membeli, mereka kembali kerumahnya. 

Saat tiba di rumah, korban beserta suami melihat pelaku sedang berdiri di depan rumahnya. Kemudian korban bertanya kepada pelaku karena dikira seorang penjual rokok, bebernya.

Pada saat itu, katanya, korban mulai curiga lantaran rumah korban ketika ditinggal dalam keadaan tertutup, namun ketika kembali pintu rumah sudah terbuka. Kemudian korban langsung masuk kedalam rumah dan langsung menuju ke kamar, karena ada anak korban yang berusia 7 tahun sedang berada di rumah sendirian.

"Ketika dicek kedalam, didapati kamar korban sudah dalam keadaan berantakan dan anak korban sedang tidur dengan tertutup selimut. Selain itu, sebuah Handphone Merk Samsung Type Galaxy J5 Prime warna Gold beserta charger yang semula sedang dicas didalam kamar sudah tidak ada," jelasnya.

Karena semakin curiga, korban keluar dan langsung menanyakan kepada pelaku apakah telah mencuri hp miliknya, namun pelaku tak mengakuinya. Korban selanjutnya memanggil tetangga dan tiba-tiba suami korban melihat charger hp milik korban ada di saku jaket pelaku.

"Melihat hal tersebut, pelaku di tanya kembali, akhirnya pelaku mengaku jika telah mengambil HP korban dengan cara membuka pintu rumah korban yang tidak terkunci. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kemudian melaporkannya ke Mapolres Wonosobo," bebernya.

Sementara itu, pelaku berinisial ATP mengaku nekat mencuri karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemuda pengangguran tersebut juga mengaku tak hanya satu kali saja mencuri, namun sudah beberapa kali melancarkan aksi yang sama di tempat yang berbeda.