Pokja Pasar Induk Pastikan Kesiapan Pemenang Kedua
Ekonomi

Pokja Pasar Induk Pastikan Kesiapan Pemenang Kedua

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pokja pembangunan Pasar Induk Wonosobo mengaku telah melakukan sejumlah tahapan untuk mempercepat proses pembangunan. Salah satunya adalah mengundang dan memastikan kesiapan pihak pemenangan kedua.

Sesuai jadwal kita sudah melangkah mulai tanggal 5 Juli. Tahapan kita mengundang PT Delima Agung Utama (DAU)  untuk mempersiapkan data, kesanggupan dan company profil serta anggaran,” ungkap Kabag ULP PBJ Setda Wonosobo, Agus Fajar Wibowo, Rabu (07/08/2019).

Menurutnya, pihak Pokja sudah memangil pihak kedua untuk meminta informasi lengkap tentang perusahaan dan melakukan klarifikasi. Bahkan tim sudah langsung melakukan kunjungan lapangan atau pengecekan langsung pada i tanggal 15 Juli 2019 di Kantornya yang ada di Bandung. 

Kita terjunkan tim, untuk memantau kondisi kantor dan kesiapan kontraktor. Semua kan harus clear secepatnya agar pembangunan bisa segera dilaksanakan,” bebernya.

Lebih lanjut, PT DAU harus memiliki kemampuan keuangan atau uang jaminan untuk membangun Pasar Induk Wonosobo, dimana batas minimalnya adalah 10 persen dari nilai kontrak atau sekitar 15,39 miliar. Namun, saat di klarifikasi, ternyata perusahaan tersebut telah menyiapkan uang jaminan sebesar Rp 16 miliar.

Kita mengundang PT DAU, semua sudah clear betul. Kemampuan uang jaminan mereka diatas 10 persen dari nilai kontrak, atau sebesar 15,39 miliar, jelasnya.

Sejumlah tahapan juga dilakukan oleh pokja, diantaranya pada tanggal 23 Juli  2019 dilakukan aan wizjing atau undangan rapat pekerjaan. Sedangkan pada tanggal 26 Juli sampai 31 Juli 2019 yaitu klarifikasi tentang dokumen yang diajukan. Dokume tersebut mencakup kesiapan adminsitrasi hingga teknis, peralatan, keungan dan sumber daya serta metodologi cara membangun pasar induk.

Semuanya kesiapan dicek, termasuk paparan mereka terkait  cara membangun pasar. Setelah itu ada penetapan pemenang oleh pengguna anggaran, sehingga diharapkan pada  tanggal pertengahan bulan Agustus sudah ada penetapan kontrak, bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop UMKM) Wonosobo, Agus Suryatin mengemukakan, bahwa pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi untuk melancarkan proses pembanguna pasar. Menurutnya para pedagang juga sudah bersedia diseterilkan dari kawasan pasar sebelah barat.

Kita sudah lakukan pertemuan-pertemuan  khusus untuk rekayasa lalu lintas. Ada sekitat 14 pedagang yang kita identifikasi, mereka sudah punya tempat penampungan jadi sejauh ini tidak ada masalah,-pungkasnya.