Digelar di Kalialang, Jambanisasi Masih Jadi Prioritas TMMD
Sosial

Digelar di Kalialang, Jambanisasi Masih Jadi Prioritas TMMD

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II di Desa Kalialang, Kecamatan Kalibawang secara resmi telah dimulai, Kamis (11/07/2019). Hal tersebut ditandai dengan pemukulan gong pada upacara pembukaan yang digelar di lapangan desa setempat. Jambanisasi masih menjadi bagian prioritas program TMMD kali ini, buktinya terdapat 100 jamban yang bakal dibangun.

Selain itu, pelaksanaan TMMD seperti biasa menyasar pada pengerjaan jalan penghubung desa, yaitu jalan yang menghubungkan Desa Kalialang, Kecamatan Kalibawang dan Desa Celedok, Kecamatan Kaliwiro. Jalan ini merupakan jalan penghubung antara dua Kecamatan, sehingga keberadaanya sangatlah membantu masyarakat sekitar.

Adapun program yang akan dilaksanakan adalah membuat dan pengerasan jalan sepanjang 450 meter, badan jalan 5 meter dan yang dikeraskan 3 meter. Selain itu dilakukan pengecoran saluran air, senderan, gorong-gorong serta pembuatan MCK sebanyak 2 buah.

Disamping pembangunan fisik juga dilaksanakan pembangunan non fisik seperti penyuluhan bela negara, penyuluhan kesehatan, kamtibmas, narkoba, pelayanan kependudukan, perpustakaan keliling dan kegiatan lainnya. Sehingga diharapkan terjadi keseimbangan dalam masyarakat antara pembangunan fisik dan non fisik.

Sementara itu, bertindak sebagai Inspektur upacara ialah Kepala Bappeda Kabupaten Wonosobo, Tarjo. Dalam sambutannya ia menyampaikan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah suatu progam terpadu, antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah, dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah juga akan meningkat.

"Selain sasaran pokoknya, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, TMMD juga bertujuan sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat," ungkapnya.

Oleh karena itu harus didukung dengan adanya gotong-royong dan kerja sama yang saling mendukung dari semua unsur yang terlibat, baik TNI, POLRI, Pemda maupun masyarakat. Keharmonisan dan kebersamaan ataupun kemanunggalan TNI dengan rakyat, telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengatasi berbagai PR bangsa, seperti kemiskinan, pengangguran, pembangunan SDM, dan lain-lain. 

Dengan adanya pembangunan fisik dan non fisik dari TMMD ini diharapkan membawa efek positif, baik dari segi sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang semakin baik. Utamanya, saat ini sedang menghadapi masa kekeringan yang cukup panjang dan harus disikapi dengan langkah antisipasi, sehingga krisis air tak terjadi.

"Kita tentu juga ingin masyarakat desa semakin cerdas, terampil, kreatif dan inovatif, serta mempunyai kualitas yang mumpuni sebagai modal dasar membangun desanya. Pada prinsipnya, masyarakat kita harus betul-betul dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera. Diharapkan melalui TMMD ini bisa dioptimalkan berbagai progam kegiatan lintas sektoral untuk Wonosobo yang semakin baik dan sejahtera," pungkasnya.