UKS Jadi Sarana Pembentukan Pola Hidup Sehat Anak Sekolah
Pendidikan

UKS Jadi Sarana Pembentukan Pola Hidup Sehat Anak Sekolah

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemahaman akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat harus dilakukan sejak dini, yaitu ketika anak-anak masuk di bangku sekolah. Untuk itulah peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sangat dibutuhkan untuk membentuk perilaku hidup sehat anak-anak sedari dini.

Demikian disampaikan oleh Asisten Sekda Bidang Pembangunan Sumaedi, saat membuka rakor Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP UKS) Kabupaten Wonosobo di ruang Magoenkoesoemo Setda Wonosobo, Kamis (11/07/2019).

"Pembinaan dan pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu upaya pendidikan dan kesehatan yang saling bersinergi satu dengan yang lainnya, dalam rangka menjaga lingkungan sekolah yang sehat dan menamkan petingnya kesehatan lingkungan di Sekolah," katanya.

Program UKS ini meliputi 3 program utama yang dikenal dengan trias UKS yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pengembangan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat. Program UKS dimaksud dilaksanakan secara lintas program dan lintas sektor dengan memiliki tujuan yang terarah, terpadu dan terencana, yaitu penanaman dan pembudayaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Usaha kesehatan sekolah merupakan usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah pada setiap jalur, jenis dan jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP sampai dengan SMA. Dimana ruang lingkupnya meliputi penyelenggaraan pendidikan kesehatan, penyelenggaraan pelayanan kesehatan di sekolah dan pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat," tuturnya.

Lebih lanjut, sdangkan ruang lingkup pembinaan UKS meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pemeliharaan lingkungan kehidupan sekolah sehat, ketenagaan, sarana prasarana, penelitian dan pengembangan, dan manajemen atau organisasi.

"Terkait hal itu, saya melihat fungsi UKS sangat strategis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan anak pada khususnya. Sehingga bisa berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara umum," lanjutnya.

Keberhasilan pembinaan dan pengembangan UKS ini terlihat dan tercermin pada perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik. Hal ini merupakan dampak dari pembinaan dan pelaksanaan program UKS di semua jenjang dan jenis pendidikan mulai dari tingkat TK/RA, SD/MI. SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA.

Sumaedi berharap, melalui rapat koordinasi tersebut, pengembangan manajemen UKS tidak berhenti di tingkat sekolah saja. Namun, juga menjadi tugas bagi wilayah tempat sekolah itu berada. Oleh karenanya, Ia mengajak bersama untuk menyatukan visi, misi dan membentuk langkah strategis agar tujuan program UKS secara umum maupun khusus ke depan dapat dicapai.

"Sekaligus ke depan mampu memunculkan sekolah-sekolah sehat, dokter-dokter kecil dan kader-kader kesehatan remaja yang tidak hanya berprestasi, akan tetapi mampu membudayakan perilaku hidup sehat. Sehingga nantinya dapat menjadi agen pembangunan. Dengan begitu, kehadiran UKS di sekolah tak sekadar dalam bentuk fisik, tetapi memang secara nyata memberikan dampak positif bagi peningkatan kesehatan peserta didik dan seluruh lingkungannya," tandasnya.