DPRD Minta Proses Pembangunan Pasar Induk Lebih Terbuka
Ekonomi

DPRD Minta Proses Pembangunan Pasar Induk Lebih Terbuka

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Wonosobo menargetkan pembangunan Pasar Induk Wonosobo pada bulan Agustus 2019. Namun hal tersebut dipertanyakan oleh pihak DPRD Wonosobo, lantaran hingga kini belum ada kontraktor pelaksana pembangunan pasar terbesar di Wonosobo tersebut.

Saya kira aneh ya, belum jelas pelaksananya sudah otpimis bisa dilaksanakan bulan agustus 2019,” kata Ketua Komisi C DPRD Wonosobo, Wahyu Lembusuro Nugroho, Senin (08/07/2019).

Menurutnya, pihak eksekutif dalam hal ini tim percepatan pembangunan Pasar Induk Wonosobo perlu secara terbuka menjelaskan kepada publik terkait tahapan pembangunan yang dilakukan. Sehingga tidak membingungkan dan masyarakat bisa mengetahui proses pembangunan sudah sampai mana. 

Pemenang lelang atau yang ditunjuk, jika itu melalu penunjukkan langsung kan belum ada. Ini kok sudah muncul target pada bulan Agustus sudah dibangun. Masyarakat tidak butuh janji tapi proses pembangunannya sudah sampai mana,” bebernya.

Dijelaskannya, peran DPRD Wonosobo dalam percepatan pembangunan pasar induk ini adalah ranah pembahasan anggaran. Hal itu sudah dilakukan, dimana pada tahun 2019, DPRD Wonosobo sudah menyetujui anggaran sebesar Rp 125 milyar untuk pembangunan Pasar Induk Wonosobo.

Pelaksananya adalah ranah eksekutif, tapi sesuai tupoksi kita melakukan monitoring. Karena ini anggaran yang bersumber dari APBD murni,” ucapnya.

Seperti harapan masyarakat pada umumnya, DPRD mendorong supaya pasar induk memang harus segera dibangun, setelah gagal dilakukan pada dua tahun lalu. namun proses pembangunan harus dilakukan sesuai dengan aturan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Wonosobo melalui tim percepatan pembangunan Pasar Induk Wonosobo menargetkan pembangunan pasar akan dilaksanakan pada bulan agustus 2019. Saat ini tim sedang melakukan persiapan pemanggilan terhadap pemenang cadangan.