Pemkab Wonosobo Optimis Pasar Induk Dibangun Bulan Agustus
Peristiwa

Pemkab Wonosobo Optimis Pasar Induk Dibangun Bulan Agustus

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui tim percepatan pembangunan Pasar Induk Wonosobo menargetkan pembangunan pasar akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2019. Saat ini tim sedang melakukan persiapan pemanggilan terhadap pemenang cadangan untuk dilakukan penunjukan.

"Kita optimis, bulan Agusuts 2019 pembangunan Pasar Induk Wonosobo bisa dimulai," kata Kabid Pasar Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disdagkop UMKM) Kabupaten Wonosobo yang menjadi PPK pembagunan Pasar Induk Wonosobo, Suprayitno, Jumat (05/07/2019).

Menurutnya, dengan bimbingan dan arahan dari LKPP pusat, tim percepatan terus berupaya mencari cara yang cepat, tepat dan aman untuk memulai pembangunan Pasar Induk Wonosobo yang terhenti lantaran bermasalah dengan pihak kontraktor. 

"Kita sudah mempelajari pola yang dulu agar tidak terjadi pada pembangunan pasar induk kali ini. Kita harapkan dengan adanya pendampingan dari LKPP, proses bisa berjalan dengan lancar," harapnya.

Namun, meski pembangunan akan dilakukan pada bulan agustus 2019, pihaknya belum memiliki tanggal yang pasti untuk memulai pelaksanaan pembangunan. Sebab akan dilakukan pemantauan dan monitoring kondisi pasar terlebih dahulu secara bersama-sama, kemudian serah terima lahan dan dijalankan.

Berkaitan dengan kontraktor pelaksana pembangunan Pasar Induk Wonosobo, Suprayitno mengatakan bahwa, hingga saat ini belum ada kepastian. Akan tetapi pola yang dilakukan oleh tim percepatan berdasarkan bimbingan dari LKPP menggunakan pola penunjukkan langsung dengan memberi kesempatan kepada pemenangan cadangan satu dan dua.

"Untuk mempercepat pembangunan pasar induk, kita dapat melakukan lelang ulang atau penunjukkan langsung kepada pemenang cadangan karena pemenang pertama bermasalah," bebernya.

Lebih lanjut, ada dua pemenang cadangan yang akan kembali di beri kesempatan membanguan Pasar Induk Wonosobo, yaitu kontraktor PT Delima dari Bandung dan PT Brantas, BUMN dari Jakarta. Keduanya akan diberi kesempatan untuk memberikan paparan.

"Jadi nanti kita akan panggil kedua kontraktor tersebut karena mereka menjadi pemenang cadangan, apakah masih minat atau tidak. Kalau iya, nanti kita berikan informasi  apa saja yang akan dilakukan, kita sudah siapkan," bebernya.

Akan tetapi, jika kedua kontraktor tersebut sudah tidak minat untuk membangun Pasar Induk Wonosobo, maka pembangunan pasar induk akan diserahkan kepada kontraktor pelaksana yang mampu mengerjakan.