Terpleset dan Tertusuk Benda Tajam, Pemancing Tewas Bersimbah Darah
Peristiwa

Terpleset dan Tertusuk Benda Tajam, Pemancing Tewas Bersimbah Darah

Leksono,(wonosobo.sorot.co)--Warga Dusun Kaliduren RT 08 RW 03, Desa Durensawit, Kecamatan Leksono tewas bersimbah darah di Jalan Setapan di Tegalan Blok Si Jambang, turut Dusun Wilaya, Desa Timbang, Kecamatan Leksono, Selasa (11/06/2019) kemarin. Bujang yang diketahui bernama Slamet Nurwanto (25) itu diduga tewas akibat terpeleset jatuh dan terkena benda tajam di tasnya, saat melintas di jalan setapak pinggir Sungai Serayu.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras melalui Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Wonosobo, Iptu Heldan Pramoda Wardana membenarkan adanya kejadian orang meninggal dunia di Kecamatan Leksono. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi Sunardi (47), seorang pedagang di Dusun Wilaya RT 01 RW 02, Desa Timbang, awalnya dia melihat korban sendirian mau berangkat mancing di Sungai Serayu, ikut Dusun Wilaya.

Saat itu korban sempat membeli satu bungkus rokok dan satu botol minuman di warung milik Sunardi. Kemudian, korban pergi dengan membawa peralatan pancing dan mengendari sepeda motor Yamaha Jupiter. Namun, sekitar pukul 12.00 WIB, saksi Tholip (53) warga Dusun Kwarasan RT 01 RW 07 Desa Timbang dan saksi Sixyam (55) warga Dusun Jetis RT 01 RW 05, Desa Pacarmulyo yang pulang dari sawah di jalan setapak, melihat korban tergeletak.

Saat ditemukan posisi korban tergeletak miring dan mengalami luka sobek di punggung sebelah kiri dan mengeluarkan darah yang tercecek di sekitarnya. Korban juga masih menggendong tas peralatan mancing. Saksi Tholip dan Sixyam akhirnya minta tolong masyarakat dan melaporkan kejadian kepada perangkat desa setempat. Selanjutnya Kepala Desa Timbang melaporkan hal tersebut ke Polsek Leksono.

Mendapat laporan itu Kapolsek dan Kanit Reskrim dan satu anggota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP. Petugas kemudian menghubungi team medis Puskesmas Leksono bersama-sama datang ke TKP bersama unsure Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Leksono dan menghubungi team identifikasi Polres Wonosobo dan SPKT Polres Wonosobo,” ungkapnya.

Kemudian petugas membuat laporan kejadian dan melaporkan ke tingkat atas, serta melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta melaksanakan gelar perkara awal dan melakukan penyitaan barang bukti yang ada di TKP. 

Setelah dilakukan pemeriksaan dari Polsek dan Team Medis Puskesmas Leksono dan Tim Identifikasi Polres Wonosobo, korban mengalami luka sobek di punggung sebelah kiri sepanjang 3-5 sentimeter, kedalaman 0,5 sentimeter,” katanya.

Selain itu, korban juga mengalami patah tulung rusuk sekitar 2-3 tulang yang mengenai paru-paru, sehingga sampai mengelurkan darah dari hidung dan mulut, dan menyebabkan korban meninggal di TKP. Pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu buah tas pancing berisikan dua buah pancing, satu jam tangan, satu boks warna putih tempat kail pancing dan satu bungkus rokok Sampurna Mild.

Terdapat pula barang bukti, satu buah toples tempat umpan mancing, satu botol minuman Fanta, satu Hp Android merek Oppo, satu gunting warna orange, satu korek api, satu buah pisau, satu rol senar pancing dan dua bungkus makanan roti. Terdapat pula dompet hitam berisi uang tunai Rp 1.204.000, surat tanda nomor kendaraan (STNK) sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi AA 6693 DF, SIM C, KTP, Kartu BRI dan satu buah tempat ikan.