Marak Penerbagan Balon Udara Secara Liar, Polres Wonosobo Sosialisasi Bersama Air Nav
Peristiwa

Marak Penerbagan Balon Udara Secara Liar, Polres Wonosobo Sosialisasi Bersama Air Nav

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli mendatang, Polres Wonosobo bersama Airnav mengadakan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis dan sosialisasi mengenai penerbangan balon udara di Lapangan Desa Suren Gede, Kecamatan Kertek Rabu (12/06/2019).

Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras mengatakan, di tengah maraknya pro kontra dan pemberitaan mengenai larangan menerbangkan balon udara secara liar atau tanpa ditambatkan, Polres Wonosobo yang bekerja sama dengan Airnav memberikan sosialisasi perihal UU No 1 tahun 2009 tentang penerbangan.

Ancaman pidana dua tahun penjara dan denda setengah miliar menanti bagi siapa saja yang nekat menerbangkan balon udara secara liar,” kata Kapolres.

Oleh karena itu, Polres Wonosobo menggelar acara sosialisasi sekaligus perlombaan balon. Dalam acara tersebut juga di undang para pecinta balon udara untuk menyalurkan hobi menerbangkan balon udara dengan ditambatkan. 

Sedangkan festival balon juga akan diselenggarakan oleh Pemda pada 15 Juni nanti dan diharapkan bisa menjadi wadah bagi para pehobi balon agar bisa tetap melakukan hobi, merawat tradisi yang sudah ada sejak lama, namun juga sesuai aturan demi kepentingan bersama.

Selain memberikan cinderamata bagi pemilik balon yang paling kreatif, pihak Polres juga menyediakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir.

"Tim urusan kesehatan Polres Wonosobo menyediakan pelayanan kesehatan gratis. Selain menyaksilan balin, masyarakat bisa cek tensi, konsultasi kesehatan dan bisa juga minta berbagai obat, semuanya bisa didapatkan tanpa mengeluarkan biaya alias gratis," bebernya.

Lebih lanjut Kapolres berharap masyarakat bisa lebih paham mengenai bahaya penerbangan balon udara tanpa awak serta ancaman hukumannya. Karena menerbangkan balon udara secara liar bisa mengganggu penerbangan pesawat dan membahayakan keselamatan penerbangan.

"Kami berharap masyarakat bisa meramaikan festival balon tahunan yang akan diadakan Pemda 15 Juni nanti. Jadikan festival balon sebagai wadah pelestarian tradisi yang sesuai aturan dan aman bagi semuanya," pungkasnya.