Kasus Stunting di Wonosobo Tinggi, Program Tangkas 2022 Diluncurkan
Peristiwa

Kasus Stunting di Wonosobo Tinggi, Program Tangkas 2022 Diluncurkan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Danone Aqua dan Lembaga Pengembangan Teknologi pedesaan (LPTP) Surakarta melauncing kick off program tanggap gizi dan kesehatan anak stunting (Tangkas) di Pendopo Kabupaten setempat, Jumat (22/04/2022).

Pada kesempatan tersebut, Afif Nurhidayat mengapresiasi Danone Aqua dan LPTP Surakarta yang sejak tahun 2019 telah membersamai Pemkab Wonosobo, melalui kolaborasi yang baik dalam menjalankan program Tangkas di wilayah yang dipimpinnya.

Melalui program Tangkas ini, saya optimis Wonosobo dapat turut menyumbang target penurunan stunting secara nasional. Tentunya dengan kolaborasi antar pemangku kepentingan yang saling mendukung, katanya.

Menurut Bupati, berdasarkan Perpres No 72/2021 tentang percepatan penurunan stunting, ada 5 sasaran prioritas yang harus diperhatikan dan menjadi sasaran intervensi, yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita 0-59 bulan. 

Saya berharap sinergi antar 5 pihak, yakni pemerintah, perguruan tinggi, swasta, masyarakat dan media dapat dilakukan semakin solid serta masing-masing mampu berbagi peran dalam intervensi gizi spesifik dan sensitif,” tegasnya.

Sekretaris Badan Yayasan LPTP Surakarta, Sumino mengungkapkan, bahwa target dari program Tangkas tahun 2022 ini tak lain guna meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya kesehatan lingkungan, air bersih, sarana sanitasi dan PHBS.

Juga asupan gizi seimbang yang berkorelasi dengan pencegahan atau mengurangi kejadian kasus stunting di lokasi program melalui kerjasama multi pihak. Ada beberapa desa yang jadi target dari program Tangkas ini, tuturnya.

Kepala Bappeda Wonosobo, Jaelan melaporkan, bahwa secara nasional target kasus stunting ada di angka 14 persen. Di Wonosobo saat ini kasus stunting mencapai 28,1 persen. Prosentase tersebut termasuk turun karena kasus stunting di tahun 2019 lalu masih 38,57 persen.

Sementara itu, Sustainable Development Direktur Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengungkapkan, bahwa Danone Aqua punya tekad satu bumi, satu kesehatan. Dalam menjalankan program di lapangan, pihaknya selalu menggandeng pemerintah untuk mensinkronkan kebijakan yang ada agar satu langkah dan satu tujuan.

Dukungan program Danone Aqua untuk Wonosobo meliputi petanian berkelanjutan dengan kampung sayur di Desa Blederan. Konservasi pelestarian air, melalui program tanam 1.510 pohon, sumur resapan, biopori dan rorak,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, ada juga program pendampingan UMKM sektor produksi jajanan khas Wonosobo, penanaman dan produksi Kopi Tirto di Desa Mlandi Garung. Penurunan angka stunting yang terjadi  beberapa desa di Wonosobo.

Launching Kick Off program Tangkas dilakukan Bupati Afif Nurhidayat, didampingi Wakil Bupati M Albar, Kepala Bappeda Jaelan, Sustainable Development Direktur Danone Indonesia Karyanto Wibowo dan Sekretaris Badan Pengurus Yayasan LPTP Surakarta Sumino.