Presensi Online Diberlakukan, Absen Pegawai Berbasis Koordinat dan Foto Selfie
Pemerintahan

Presensi Online Diberlakukan, Absen Pegawai Berbasis Koordinat dan Foto Selfie

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Jajaran ASN Pemerintah Kabupaten Wonosobo mulai menjalankan absensi online melalui aplikasi e-presensi. Dengan dimulainya era presensi berbasis online tersebut, seluruh pegawai di lingkup Pemkab Wonosobo diwajibkan untuk tetap absen diri, baik ketika menjalani jadwal Work From Home (WFH) maupun WFO (Work From Office).

Teknis absensi online berbasis android sangat sederhana, setiap pegawai yang memiliki smartphone bisa mengunduh aplikasi e presensi di google playstore, kemudian di dalam aplikasi tersebut sudah tersedia petunjuk bagaimana caranya, terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Eko Suryantoro saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (01/4/2021).

Absensi online yang diterapkan di Pemkab Wonosobo menurut Eko mengacu pada Surat Men PAN/RB tentang Optimalisasi Penggunaan Absensi Berbasis Elektronik dan Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pedoman Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab Wonosobo. 

Pada Pasal 25 ayat 1 Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2021, menyebutkan bahwa setiap ASN wajib melaksanakan presensi secara elektronik, ungkap Eko.

Mengingat alat presensi elektronik saat ini belum dapat digunakan, dengan pertimbangan masih dalam masa pandemi Covid-19, Eko menyebut pemerintah memutuskan untuk menggantikan dengan aplikasi berbasis online. Presensi online tersebut, menurutnya bakal menjadi salah satu faktor penentu besaran tambahan penghasilan bagi pegawai selain kinerja yang juga diinput melalui aplikasi e-kinerja.

Sesuai dengan surat dari Sekretaris Daerah, pemberlakuan e-presensi diberlakukan setelah melalui tahapan uji coba pada Bulan Maret dan implementasi mulai 1 April 2021, bebernya.

Namun demikian, ia juga menambhkan bahwa pemberlakuan e-presensi untuk kalangan ASN di unit kerja RSUD Setjonegoro dan Puskesmas baru mulai berlaku pada 1 Mei 2021 dan untuk kalangan guru SD maupun SMP, baru mulai pada 1 Juni 2021.

Sebagaimana pada presensi dengan fingerprint, para pegawai disebut Eko dapat melaksanakan presensi sejak satu jam sebelum jam kerja dimulai, atau pada jam 06.30 WIB, dan untuk akhir jam kerja, e-presensi ditutup pada 2 jam setelah jam kerja resmi atau pada pukul 18.00 WIB.