Kecelakaan Karambol di Jalur Parakan-Kertek, Satu Korban Tewas
Peristiwa

Kecelakaan Karambol di Jalur Parakan-Kertek, Satu Korban Tewas

Kertek,(wonosobo.sorot.co)--Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Parakan-Kertek, tepatnya masuk Dusun Gondang, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek pada Rabu (31/03/2021). Kecelakaan yang disebabkan oleh truk tronton yang diduga rem blong tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Harman Rumenegge Sitorus mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Bermula pada saat sebuah truk tronton nopol DA 9117 CC yang dikemudikan oleh Agus Arif (36) warg Tawangargo, Malang melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo.

Mendekati lokasi kejadian, atau pada saat melewati jalan beraspal, lurus menurun panjang, cuaca cerah dan arus lalu lintas sedang, truk bermuatan paket tersebut diduga rem tidak berfungsi. Akibatnya truk tronton tersebut membentur truk boks nopol L 9110 BS yang dikemudikan oleh Khoirul Anam (40) warga Balen, Bojonegoro yang melaju searah didepannya.

Tidak sampai disitu saja, truk tronton masih terus melaju sejauh 1 Kilometer dan mengalami pecah ban bagian belakang sehingga membuat truk tronton tersebut oleng dan terpelarak hingga membentur mobil Nissan Grand Livina Nopol AA 8622 UF yang dikemudikan oleh Miftahudin (40) warga Mendolo, Bumiroso Wonosobo serta membentur sepeda motor Yamaha MIO Nopol AA 6244 KF yang dikendarai oleh Isnaeni (47) warga Purwojati, Kertek yang melaju searah didepannya.

Truk baru berhenti di depan Jalur Penyelamat. Akibat kejadian tersebut, mobil Nissan Grand Livina sampai terpental masuk jurang, ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor Yamaha Mio meninggal dunia setelah mengalami patah kaki kanan dan kiri, tidak sadar di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Sementara satu penumpang mobil Nissan Grand Livina bernama Dewi Natalia Purwaningsih (37) warga Mendolo, Bumiroso, Wonosobo mengalami luka ringan. 

Kerugian material akibat kejadian tersebut mencapai Rp 30 juta rupiah. Sementara untuk kasus kecelakaan masih kami tangani, tandasnya.