Target Menang Pilkada Wonosobo 2020, Nasdem Siap Total
Politik

Target Menang Pilkada Wonosobo 2020, Nasdem Siap Total

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Sebagai upaya untuk memenangkan Pilkada Wonosobo tahun 2010, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasdem Wonosobo terus melakukan persiapan. Salah satunya melakukan konsolidasi pemenangan calon tunggal Bupati dan Wakil Bupati Afif-Albar bersamaan dengan peringatan HUT ke 9 Partai Nasdem pada Rabu (11/11/2020) kemarin.

Dalam Pilkada tahun ini, Partai Nasdem sendiri telah bergabung bersama tujuh partai lain, Yakni PDIP, PKB, Golkar, Demokrat, Hanura, dan PAN untuk memenangkan pasangan tunggal Afif Nurhidayat dan Muhamad Albar.

Ketua DPD Nasdem, Wahyu Ibed Pradana mengungkapkan, bahwa momentum peringatan hari lahir Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini sengaja digunakan untuk memaksimalkan konsolidasi pemenangan Pilkada. Terumata ditingkat internal partai besutan Surya Paloh itu.

Instruksi Ketua Umum, bapak Surya Paloh jelas, jika Pilkada Wonosobo harus kawal pasangan Afif-Albar. Sehingga kami langsung tancap gas untuk konsolidasikan pemenangan paslon tunggal, katanya.

Lebih lanjut diakatakannya, dengan membawa semangat restorasi membangun negri itu, Partai Nasdem akan total dalam memutuskan dan mengawal kebijakan pemerintah. Baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah. Dengan memberikan dukungan ke Paslon itu dianggap sebagai langkah strategis untuk merubah kondisi daerah. 

Maka Nasdem harus mengukuhkan tekad dalam mengawal pasangan Afif Albar memenangi Pilkada pada 9 Desember mendatang, jelasnya.

Menurutnya, kondisi saat ini mesin partai Nasdem sendiri tengah panas. Utamanya saat melakukan gerakan konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan melalui struktur anggota maupun sayap partainya itu.

Tahun 2019 lalu, kita punya konstituen sekiatr 34.000. Itu yang akan kita jadikan bekal menghadapi Pilkada besok. Kita akan total untuk memenangkan Pilkada 2020 ini, ujarnya.

Apalagi katanya, posko pemenangan Kota Kosong (Koko) itu berada di Kecamatan Kertek yang menjadi basis dari partai Nasdem sendiri. Sehingga pihaknya mengaku tak mau kecolongan dengan membiarkan koko ini mengambil peran terlalu jauh.

Meskipun itu hak dari warga untuk memilih. Tapi saya akan pastikan jika mereka (koko) ini takkan bisa berbuat banyak disana, pungkasnya.