Dianggarkan 10 Miliar, Pembagunan Pasar Sapuran Gagal Dilanjutkan
Ekonomi

Dianggarkan 10 Miliar, Pembagunan Pasar Sapuran Gagal Dilanjutkan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pembangunan Pasar Sapuran gagal dilaksanakan pada tahun ini, padahal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo telah menganggarkan sebesar 10 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 untuk menyelesaikan pembangunan pasar kecamatan tersebut.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop UMKM) Wonosobo, Suprayitno mengatakan, kelanjutan pembangunan untuk menyelesaikan Pasar Sapuran gagal dilaksanakan. Batalnya pembangunan pasar ini disebabkan anggaran pembangunan dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Ya, pembangunan Pasar Sapuran batal terlaksana tahun 2020, karena anggarannya sebesar Rp 10 miliar dari APBD 2020 dialihkan pada dana penanganan Covid-19. Kan memang tahun ini anggaran fokus ke penaganan pandemi semua," jelasnya, Kamis (12/11/2020).

Meskipun gagal dibangun pada tahun 2020 ini, pihaknya akan berusaha menganggarkan pembangunan pasar Sapuran pada tahun 2021. Sehingga diharapkan bisa segera ditempati oleh para pedagang yang sekarang menempati relokasi di lahan pabrik CV. Mekar Abadi. 

"Saya sudah melihat anggaran untuk tahun 2021. Untuk anggaran Pasar Sapuran sudah ada. Jadi kemungkinan akan dibangun pada tahun depan," bebernya.

Pihaknya akan berusaha merealisasikan pembangunan pasar pada tahun 2021, karena apabila tidak segera ditempati bagunan pasar akan rusak. Sebenarnya pihaknya sudah meminta pedagang untuk menempati walaupun belum selesai seratus persen, namun ditolak oleh para pedagang.

"Ada 2.000an pedagang Pasar Sapuran yang saat ini menempati tempat relokasi. Mereka tidak mau pindah kalau pasar belum jadi dan tidak pindah semua. Sehingga harus segera dibangun, karena kalau bangunan tidak dipakai akan cepat rusak," tandasnya.