Kasus Covid-19 Tembus 403, Pemkab Kembali Berlakukan Jam Malam
Peristiwa

Kasus Covid-19 Tembus 403, Pemkab Kembali Berlakukan Jam Malam

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo menerbitkan kembali Surat Edaran Bupati tentang pemberlakuan jam malam dan Tahap V Dalam Masa Pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan untuk menekan kasus virus corona di Wonosobo yang sudah mencapai 403 dan 5 diantaranya meninggal dunia hingga Jumat (11/09/2020) siang.

Sekretaris Daerah, One Andang Wardoyo mengatakan, terbitnya surat edaran Nomor 443.2/182/2020 tentang pemberlakuan jam malam Tahap V Dalam Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Wonosobo ini untuk mengatur perihal aktivitas warga masyarakat pada malam hari.

Terkait pemberlakuan jam malam, pemerintah akan membatasi kegiatan warga masyarakat di luar rumah, yaitu hanya sampai pukul 22.00 WIB setiap harinya. Warga sudah harus berada di rumah pada waktu-waktu antara pukul 22.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB, kecuali sejumlah aktivitas seperti untuk percepatan penanganan Covid-19, aparat keamanan, distribusi kebutuhan pokok masyarakat hingga pedagang pasar pagi, jelas Andang.

Untuk jam operasional pasar pagi seperti di Kertek dan Siwuran Garung, Sekda meminta agar tetap mengacu pada Surat Edaran Bupati Nomor 510/118/2020 tentang Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Wonosobo. 

Demikian juga dengan toko-toko modern dan pusat perbelanjaan, Sekda meminta agar jam operasional dibatasi maksimal pada pukul 20.00 WIB pada setiap harinya, dan pukul 21.00 WIB untuk para pedagang kaki lima dan restoran. Bagi para pemilik usaha kuliner, Sekda menambahkan imbauan agar lebih mengutamakan layanan take away, alias dibawa pulang.

Untuk layanan dine In, atau makan di tempat kami minta agar pemilik usaha rumah makan benar benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti fasilitasi cuci tangan bagi pengunjung, penerapan jarak aman serta menghindarkan adanya adanya kerumunan, tegas Andang.

Kepada sejumlah OPD terkait seperti Dinas Perkimhub, Satpol PP dan Badan Kesbangpol, BPBD serta unsur TNI-Polri, Sekda meminta agar upaya Pemerintah Kabupaten untuk menekan laju persebaran Covid-19 terus didukung.

Bentuk dukungan bisa dalam bentuk sosialisasi, himbauan, patroli rutin, inspeksi, pemeriksaan, serta penertiban dengan mengedepankan cara-cara persuasif dan edukatif untuk kemanusiaan, pungkasnya.