Pendaftaran Cabup-Cawabup Diperpanjang Sampai 13 September
Politik

Pendaftaran Cabup-Cawabup Diperpanjang Sampai 13 September

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo menggelar Sosialisasi Penundaan dan Perubahan Tahapan Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo tahun 2020 pada Selasa (08/09/2020). Dalam acara tersebut disampaikan bahwa ada perubahan terkait jadwal perpanjangan pendaftaran Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo.

Ada perubahan jadwal perpanjangan pendaftaran bupati dan wakil bupati. Yang awalnya akan dilakukan pada tanggal 10 sampai 12 September 2020, berubah jadi 11 sampai 13 September 2020,” kata Ketua KPU Wonosobo, Asma Khozin saat sosialisasi.

Perpanjangan pendaftaran ini, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh keputusan Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010, dimana pada tahun itu pertama kali muncul fenomena calon tunggal. Sehingga keputusan Mahkamah Konstitusi pada saat itu ialah meminta KPU mengikhtiarkan supaya ada perpanjangan waktu pendaftaran calon bupati dan wakil bupati. 

Proses pendaftaran Bapaslon bupati dan wakil bupati Wonosobo sendiri sudah kita buka dari tanggal 4 sampai 6 September 2020 dan hanya ada satu pendaftar. Kemudian tanggal 7 September 2020 kita rapat pleno penundaan tahapan dan perubahan tahapan Pilbup, ungkapnya.

Selanjutnya, pihaknya mengadakan sosialisasi Surat Keputusan KPU Wonosobo terkait penundaan dan perubahan tahapan Pilbup tahun 2020 pada tanggal 8 sampai 10 September 2020. Kemudian melakukan perpanjangan pendaftaran Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo pada tanggal 11 sampai 13 September 2020. Menurutnya, perpanjangan pendaftaran pada tanggal 11-12 September 2020 akan dilayani dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Sementara pada tanggal 13 September 2020 akan dilayani dari pukul 08.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Apapun yang terjadi hingga tanggal 13 September 2020 pukul 00.00 WIB, kami sebagai penyelenggara Pemilu akan tetap melayani sebaik mungkin. Perlakuan kepada semua peserta Pemilu di Wonosobo sama, tidak ada pilih kasih,” tegasnya.

Menurutnya, dalam proses perpanjangan pendaftaran, KPU tetap akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sebagaimana tahapan-tahapan sebelumnya seperti Coklit, KPU juga telah menerapkan protokol kesehatan.

Kasus virus corona di Indonesia dan khususnya di Wonosobo masih mengalami kenaikan cukup signifikan. Maka kami juga berupaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, agar tidak ada klaster Pemilu,” tandasnya.

Acara yang digelar di salah satu hotel di Wonosobo tersebut dihadiri oleh perwakilan Polres Wonosobo, Bagian Pemerintahan Setda, Bawaslu, perwakilan Partai Gerindra, PPP dan Perindro, perwakilan Bapaslon Afif-Albar, tokoh masyarakat, tokoh agama, sejumlah ormas serta wartawan.