Warga Bojasari Tuntut Kepala Desa Dicopot karena Kerap Selingkuh
Pemerintahan

Warga Bojasari Tuntut Kepala Desa Dicopot karena Kerap Selingkuh

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Sejumlah warga Desa Bojasari, Kecamatan Kertek mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wonosobo terkait kasus dugaan perselingkuhan kepala desanya, Senin (27/07/2020). Mereka juga menuntut agar kepala desa (Kades) Bojasari diberhentikan secara tidak hormat dari jabatannya.

Ketua Forum Masyarakat Bojasari (FMB), Ahmad Subhan mengungkapkan, kedatangan puluhan warga Desa Bojasari ke kantor DPRD Wonosobo ini untuk menuntut agar Kades Bojasari diberhentikan selamanya dari jabatannya karena kasus perselingkuhan. Tuntutan tersebut menurutnya bukan tanpa alasan logis, seorang pimpinan tak selayaknya melakukan tindak tak beretika itu. Apalagi seligkuhannya adalah rakyatnya sendiri. 

Kami menuntut agar Kades Bojasari diberhentikan selamanya dari jabatannya. Kasus perselingkuhan tersebut sudah membuat resah. Pemimpin seharusnya memberikan contoh yang baik bukan malah sebaliknya, katanya saat ditemui seusai audiensi.

Menurutnya, kasus perselingkuhan tersebut sudah terbukti dan bahkan Kades Bojasari sudah mengakuinya dengan menuliskan sebuah pernyataan. Dengan begitu, para warga sudah tidak percaya lagi dengan kepemimpinan kades yang sudah berbuat asusila tersebut. 

Sehingga kami meminta agar Kades Bojasari di copot dari jabatannya dengan tidak hormat. Apabila tuntutan kami tidak dipenuhi maka kami akan mengadu masalah ini ke provinsi, bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Wonosobo, Suwondo Yudhistiro yang menemui para warga mengungkapkan, pihaknya mendorong kepada pihak eksekutif untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan tegas dan sesuai aturan yang berlaku. Dengan begitu, harapannya tidak ada gejolak di tengah masyarakat.

Saya mendorong saudara bupati untuk secepatnya menyelesaikan permasalahan ini sesuai aturan. Namun harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak terjadi permasalahan yang baru dikemudian hari, pungkasnya.