25 Persen Anak Nikah Dini di Wonosobo karena Hamil Duluan
Sosial

25 Persen Anak Nikah Dini di Wonosobo karena Hamil Duluan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Angka pernikahan dini atau dibawah usia 19 tahun masih tinggi. Berdasarkan data di Pengadilan Agama Wonosobo ada ratusan dispensasi nikah hingga pertengahan tahun 2020, dari jumlah tersebut sebanyak 25 persennya karena hamil di luar nikah.

Hal tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah, khususnya PKK Kabupaten Wonosobo. Terkait ini, melalui Pokja 1 TP-PKK Kabupaten mengadakan acara workshop tentang strategi penanggulangan perkawinan usia anak di Kabupaten Wonosobo secara online di Dinas Kominfo Wonosobo, Rabu (15/07/2020).

Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Ani Agus Subagiyo mengatakan, selain workshop strategi penanggulangan nikah dini di Wonosobo, acara ini juga dalam rangka untuk mensosialisasikan Perbup Nomor 34 Tahun 2019 tentang strategi penanggulangan perkawinan usia anak di Kabupaten Wonosobo.

Menurutnya, untuk mengatasi tingginya angka pernikahan dini di Wonosobo perlu sinergi dari berbagai pihak, termasuk orangtua yang berperan besar dalam memberikan pola asuh yang benar terhadap anak serta remaja dengan penuh cinta kasih dan sayang.

Optimalkan peran orangtua dan pemenuhan fungsi keluarga dalam pengasuhan dan pengawasan kepada anak,” katanya.

Selain itu, katanya juga perlu sinergi dalam pemberian penyuluhan kepada orangtua dan anak tentang bagaimana pentingnya sekolah minimal wajib belajar pendidikan dasar 12 tahun, penguatan pendidikan ilmu agama dan melakukan perubahan paradigma orangtua tentang nikah anak. 

Saat ini semua anak dibawah usia 19 tahun, jika akan menikah harus mendapat surat rekomendasi dari Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) yang menangani segala permasalahan perempuan dan anak di bawah naungan KBPPPA. Setelah itu dilanjutkan sidang di Pengadilan Agama untuk menentukan anak itu bisa nikah atau tidak, pungkasnya.