Balita Dua Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi
Peristiwa

Balita Dua Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi

Kepil,(wonosobo.sorot.co)--Warga Dusun Krajan, Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kepil dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat balita berumur dua tahun di saluran irigasi dusun tersebut pada Jumat, (20/03/2020) kemarin.

Kapolsek Kepil, Iptu Mus Subadi mengatakan, korban teridentifikasi bernama Adelio Pranaja (2) warga Dusun Pronogaten, Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kepil. Korban ditemukan di saluran irigasi sedalam sekira 80 cm dan dengan kedalaman air sekira 30 cm.

"Penemuan korban bermula sekira pukul 16.30 WIB, pada saat saksi dua bernama Elfi Astikharoh sedang mencari korban yang hendak disuapi makan. Elfi juga sempat menanyakan keberadaan korban kepada saksi 3 bernama Asih Kusmiati dan saksi 4 atas nama Mahono. Namun keduanya juga tidak melihat korban," katanya.

Kemudian, lanjutnya, mereka mencari korban kerumah saksi 1 bernama Zuhofid namun juga tidak melihat korban. Selanjutnya, semua saksi berusaha mencari keberadaan korban. Pada saat pencarian, saksi 1 melihat sandal milik korban berada di saluran irigasi depan rumahnya. 

"Ia kemudian mengecek ke saluran irigasi tersebut dan didapati sampah yang menyumbat gorong-gorong," jelasnya.

Saat ia membersihkan sampah tersebut, saksi 1 melihat korban tersangkut ditumpukan sampah tersebut. Mengetahui hal tersebut, saksi 4 langsung mengangkat korban dari saluran irigasi tersebut dan didapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kepil. Anggota kami, kemudian langsung mendatangi TKP dengan melakukan pemeriksaan bersama petugas medis Puskesmas Kepil 1. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah korban selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," pungkasnya.

Sementara itu, paman korban, Zamroni mengungkapkan, bahwa keluarga sudah ikhlas dengan meninggalnya korban. Pihak keluarga  meyakini musibah ini merupakan kehendak Allah SWT.

"Kami tidak akan menuntut apalagi menyalahkan pihak manapun, dan perlu diketahui bahwa keluarga tidak menghendaki dilakukan otopsi terhadap jenazah korban," pungkasnya.