Tahap Ketiga, Bawaslu Tertibkan Ratusan APK dan BK Melangar
Politik

Tahap Ketiga, Bawaslu Tertibkan Ratusan APK dan BK Melangar

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Memasuki lima bulan masa kampanye, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wonosobo masih menemukan berbagai pelanggaran. Di antaranya pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK). Bersama tim terpadu, Bawaslu melakukan penertiban sebanyak 626 APK dan BK yang tersebar di semua wilayah di Wonosobo, Rabu (27/02/2019).

Dalam penertiban APK dan BK tersebut, Bawaslu bersama tim terpadu yang terdiri dari Satpol PP dan Polres Wonosobo. Proses penertiban dimulai dengan rapat koordinasi di Kantor Bawaslu dengan dipimpin Ketua Bawaslu Sumali Ibnu Chamid. Setelah itu, tim gabungan dibagi menjadi tiga dan menyisir berbagai lokasi secara terpisah.

Ketua Bawaslu Wonosobo, Sumali Ibnu Chamid mengungkapkan, penertiban ini merupakan fase ketiga dalam masa kampanye. Sebelumnya pihaknya sudah melakukan penertiban. Namun,  berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan sejak 19 Januari, sampai 18 Februari, masih terdapat sedikitnya 720 APK dan BK melanggar.

Upaya teguran terhadap partai politik peserta pemilu sudah kami lakukan, dengan mengirimkan surat berikut data rinci APK dan BK yang melanggar, ungkapnya.

Sumali Ibnu Chamid yang juga Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi menjelaskan, setelah dilakukan teguran, pihaknya kemudian melakukan pegawasan ulang untuk memastikan apakah Parpol melakukan tindaklanjut penertiban sendiri APK dan BK yang masuk kategori melanggar. Totalnya 94 APK dan BK ditertibkan oleh pihak Parpol. Sisanya 626 APK dan BK ditertibkan oleh Bawaslu. 

Karena tidak semua peserta pemilu menindaklanjuti teguran Bawaslu, kami mengambil langkah sesuai mekanisme kita tertibkan hari ini serentak semua wilayah di Wonosobo, tegasnya.

Dirincikan Sumali, dari 626 APK dan BK yang melanggar, sebagian besar karena melanggar dalam cara memasang, di antaranya dipaku di pohon, diikat di tiang listrik, tiang telfon serta dipasang di area lembaga pendidikan atau tempat ibadah. Selain itu juga dipasang di lokasi melanggar di ruas jalan protokol, taman kota dan sejumlah tempat terlarang lainnya.

Kami berharap dengan penertiban ini, peserta pemilu akan memperbaiki cara memasang dan lokasi memasang dengan cara yang benar, katanya.

Eko Fifin Haryanti menambahkan, pihaknya terus melakukan pengawasan sekaligus pencegahan dalam pelangaran Pemilu. Lantaran waktu kampanye masih cukup panjang, pihaknya berharap kepada Peserta Pemilu agar menjaga keataatan terhadap aturan yang mengatur selama masa kampanye.

Kalau memang cara memasang, lokasinya, kotennya tidak melanggar, maka APK maupun BK tidak kita tertibkan. Selama sehari Bawaslu menertibkan APK berjumlah 470, BK berjumlah 67 dan Bendera berjumlah 89. Jumlah tersebut tersebar di wilayah kota dan pedesaan, ujarnya.