Regrouping Sekolah, Guru dan Siswa Butuh Masa Transisi
Pendidikan

Regrouping Sekolah, Guru dan Siswa Butuh Masa Transisi

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan melakukan regrouping sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Wonosobo secara bertahap. Di antara sejumlah sekolah yang akan diregrouping yakni SDN 1 Wonosobo dan SDN 4 Wonosobo.

Kepala sekolah SDN 1 Wonosobo, Turdiyanti yang sebelumnya menjabat SDN 4 Wonosobo, mengatakan, secara kultural maupun normatif, dua sekolah yang ada dalam satu kompleks sudah berbaur sejak lama. SDN 1 Wonosobo juga merupakan salah satu sekolah tertua, sehingga kebijakan itu dinilai menjadi langkah positif untuk kenyamanan siswa hingga efektifitas pembelajaran.

"Sosialisasi adanya rencana regrouping itu sudah sejak Agustus 2018 lalu dan baru efektif sejak 16 januari 2019. langkah dari dinas juga cepat dalam proses terutama dalam administrasi di dapodik. Sehingga semua data sudah diedit, termasuk data guru dan siswa yang awalnya SDN 4 sudah langsung berganti SDN 1 Wonosobo," katanya, Sabtu (09/02).

Dalam beberapa pekan ini, pihaknya melakukan optimalisasi ruangan. Ruang guru yang rencananya akan memuat sekitar 40 guru dan karyawan baru disiapkan dan untuk sementara menempati aula sekolah. Masa transisi ini penting mengingat secara psikologis, para orang tua atau wali dan siswa sendiri juga butuh penyesuaian. 

"Selama proses transisi ini memang semua berjalan masih seperti sebelumnya, terutama untuk aktivitas siswa. Namun untuk sarana prasarana mulai kami tata," bebernya.

Penataan dilakukan karena sebelumnya terdapat dua ruang, baik ruang guru atau kantor, perpustakaan, UKS, hingga ruang lain. Sedangkan untuk penataan ruang kelas, cukup dengan memgganti papan nama kelas. Dalam masa transisi ini seluruh siswa dan wali siswa diminta untuk menerima sehingga suasana belajar mengajar tetap kondusif.

Sementara itu, bagian humas dan kesiswaan sejak sebelum regrouping, Septian mengatakan, penyatuan dua sekolah memang butuh waktu yang tidak sebentar mengingat butuh pengertian dari komite dan siswa.

"Untuk seragam, atribut lain, hingga ekstrakurikuler maupun kegiatan harian masih sama. Nantinya kita juga akan menyatukan komite hingga berbagai aturan lain secara bertahap,” katanya.