Tolak Hasil Pemilu, Massa Demonstran Dihalau Aparat Keamanan
Peristiwa

Tolak Hasil Pemilu, Massa Demonstran Dihalau Aparat Keamanan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dipicu ketidakpuasan terhadap hasil penghitungan suara Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo, sekelompok masa melakukan aksi demonstrasi di depan Pendopo Bupati Wonosobo, Sabtu (09/02). Para peserta aksi menolak hasil pemilu lantaran ada kecurangan. Para peserta aksi pun menuntut KPU untuk menggelar pemilihan ulang.

Di saat unjuk rasa berlangsung, pihak aparat keamanan berusaha untuk bernegosiasi dengan perwakilan pengunjuk rasa, namun negosiasi tersebut tidak berhasil. Masa pengunjuk rasa makin lama makin bertambah, sehingga terlihat massa semakin beringas.

Akibat dari keberingasan massa pengunjuk rasa, pasukan Polres Wonosobo meminta bantuan petugas TNI untuk mengatasi pengunjuk rasa tersebut. Pemandangan yang agak sedikit menegangkan terlihat, terjadi saling dorong antara pengunjuk rasa dan pasukan Pengendali Huru Hara (PHH).

Massa yang semakin tak terkendali langsung melempari pasukan PHH dengan berbagai macam benda, sehingga kendaraan woter canon pun dikerahkan untuk menghalau massa. Akhirnya massa pengunjuk rasa dapat dikendalikan, massa pengunjuk rasa pelan-pelan mundur dan pada akhirnya mereka membubarkan diri.

Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Czi Fauzan Fadli mengatakan, kegiata itu merupakan latihan pengaman pemilu 2019. Tujuannya untuk melatih kesiapan TNI-Polri dalam menghadapi dan mensukseskan penyelenggaraaan pesta demokrasi April 2019 mendatang.

"Latihan gabungan hari ini merupakan aplikasi dari kegiatan latihan drill teknik dan drill taktis yang sebelumnya dilaksanakan di Makodim Wonosobo," ungkapnya.

Melalui latihan gabungan ini, ia berharap agar seluruh anggota dapat memahami setiap tahapan-tahapan yang harus dilakukan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurutnya, lebih baik siap akan tetapi tidak digunakan dari pada saat digunakan namun tidak siap. Untuk itu keseriusan dan kekompakan semua komponen sangat diperlukan. 

"Melalui latihan gabungan ini semoga aparat keamanan bisa siap mensukseskan Pemilu 2019. Selain itu juga diharapkan sinergitas TNI-Polri semakin kuat," pungkasnya.

Latihan gabungan TNI-Polri pengamanan Pemilu 2019