Khusus untuk K2, Kabupaten Wonosobo Usulkan 575 Formasi PPPK
Pemerintahan

Khusus untuk K2, Kabupaten Wonosobo Usulkan 575 Formasi PPPK

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonosobo mengusulkan sebanyak 575 formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) kepada Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

"Kami mengusulkan sebanyak 575 formasi PPPK untuk tenaga kesehatan, pendidikan dan penyuluh kesehatan. Tetapi kami belum tahu berapa banyak yang disetujui oleh Kemenpan-RB," kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonosobo, Samsul Ma'arif katanya, Kamis (08/02/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah pusat akan merekrut jalur PPPK melalui dua tahap, yaitu sebelum pemilu sebanyak 75 ribu dan setelah pemilu sebanyak 75 ribu. Untuk tahap pertama ini khusus tenaga kesehatan, tenaga pendidikan dan tenaga penyuluh pertanian. Sementara untuk tahap dua, selain masih ada ketiga tenaga tersebut masih ditambah jalur umum. 

"Untuk tahap pertama ini, ratusan formasi tersebut terdiri dari tenaga kesehatan, pendidikan dan penyuluh pertanian. Penerimaan calon PPPK kali ini juga khusus untuk tenaga honorer kategori 2 (K2)," bebernya.

Selain itu, lanjutnya, sistem seleksi calon PPPK sama dengan seleksi penerimaan CPNS tahun 2018, yakni menggunakan sistem Computer Assistend Test atau CAT. Jadi dalam penerimaannya tidak ada intervensi dari pihak manapun.

"Seorang pejabatpun tidak akan bisa mempengaruhi seleksi PPPK, karena seleksi menggunakan sistem CAT. Jadi hasil nilai bisa langsung keluar setelah peserta mengerjakan soal," bebernya.

Ia menambahkan, pihaknya akan melayani dan memfasilitasi program penerimaan PPPK dari pusat dengan sebaik mungkin. Pihaknya juga akan mengikuti sesuai jadwal dan prosedur penerimaan PPPK yang diberikan pemerintah pusat, karena Kabupaten Wonosobo masih membutuhkan tenaga kesehatan, pendidikan dan penyuluh pertanian.

"Sesuai jadwal dari pusat penerimaan calon PPPK akan dimulai tanggal 8 hingga 28 Februari 2019, jadi akan dilakukan secara maraton. Jadi nanti pengumuman hasil seleksi pada akhir bulan Februari," pungkasnya.