Lampui Target, PAD Pariwisata Wonosobo Capai Rp 5,084 Miliar
Wisata

Lampui Target, PAD Pariwisata Wonosobo Capai Rp 5,084 Miliar

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo mencatat realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata sepanjang 2019 mencapai Rp 5,084 miliar. Jumlah tersebut melampaui target yang ditentukan yang hanya sebesar Rp 3,828 miliar.

Kepala Disparbud Wonosobo, One Andang Wardoyo mengungkapkan, untuk realisasi penerimaan pendapatan dari sektor pariwisata, terbesar disumbangkan dari retribusi tempat rekreasi dan olahraga, yakni mencapai Rp 4,983 miliar. Dari obyek wisata sendiri, Dataran Tinggi Dieng masih menjadi penyumbang terbesar PAD Wonosobo dari sektor wisata.

"Objek wisata Dieng telah menyumbangkan PAD mencapai Rp 3 miliar lebih, karena masih diminati banyak wisatawan," katanya, Jumat (08/02/2019).

Ia menambahkan, sumbangan dari retribusi tempat rekreasi dan olahraga tahun 2018 meningkat tajam dari target yang ditentukan sebesar Rp 3,773 miliar. Kemudian untuk hasil dari pemanfaatan kekayaan daerah sewa, dari target mencapai Rp 55,92 juta, hanya terealisasi sebesar Rp 46,39 juta. 

"Geliat pariwisata Wonosobo pada 2018 memang cukup meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena penjagaan dan pengelolaan pos jaga lebih maksimal," ujar Andang.

Menurutnya, sumbangan terbesar sektor wisata memang dari Dieng, karena sejumlah sektor wisata yang dikelola Disparbud dalam proses pembenahan-pembenahan di 2018. Seperti halnya Taman Rekreasi Kalianget, sejumlah wahana baru dilakukan pembenahan. Pada akhir tahun telah dibuka namun belum maksimal.

"Nantinya kalau sudah tertata pasti pendapatan dari Kalianget kedepan akan semakin maksimal," tuturnya.

Sementara itu, pemanfaatan rekreasi di Wadaslintang, dinilai memang kurang optimal mendapatkan kontribusi bagi PAD. Begitupun kawasan Telaga Menjer, karena masih adanya dua loket penarikan membuat realisasi PAD tak maksimal. Pihaknya bakal terus berupaya agar pengelolaan bisa dikerjasamakan, sehingga pendapatan bisa lebih maksimal. Begitupun masyarakat akan lebih nyaman saat berkunjung.