Tunggu Rekomendasi KASN, Dua Jabatan Tinggi Pratama Masih Belum Terisi
Pemerintahan

Tunggu Rekomendasi KASN, Dua Jabatan Tinggi Pratama Masih Belum Terisi

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dari tiga jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo yang dilakukan open bidding, hingga sekarang dua jabatan masih kosong. Pemkab Wonosobo mengaku hasil rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), BKD Wonosobo hanya disarankan memutuskan satu jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo mengungkapkan, Pemkab Wonosobo sudah berupaya melakukan semua tahapan pengisian formasi jabatan baik pimpinan tinggi pratama, pejabat struktural lain maupun fungsional secara baik dan sesuai tahapan. Namun, memang diakui terdapat dua formasi jabatan pimpinan tinggi pratama yang belum terisi, karena hasil rekomendasi KASN terkait open bidding, hanya menyetujui satu jabatan Bappeda.

"Memang belum semua jabatan yang mengalami kekosongan terisi. Ada beberapa belum bisa terisi karena alasan-alasan. Tapi kami sudah berupaya melakukan pengisian sesuai tahapan yang diatur," katanya, Jumat (08/02/2019).

Menurutnya, dari tiga pimpinan tinggi pratama yang sudah dilakukan open bidding atau lelang jabatan, baru jabatan Kepala Bappeda Wonosobo yang terisi. Dua jabatan yakni Kepala BKD dan Sekretaris Dewan (Sekwan) belum bisa dilakukan. Jadi, pejabat yang diangkat sesuai Surat Keputusan Bupati Wonosobo Nomor: 821.1/0005/2019 adalah Tarjo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Wonosobo. 

Senada, Plt BKD Wonosobo, Samsul Maarif mengatakan, memang dua jabatan pimpinan tinggi pratama belum bisa terisi karena hasil rekomendasi KASN memang hanya menyarankan di jabatan Bappeda saja.

"Untuk dua jabatan pimpinan tinggi pratama baik BKD maupun Sekwan untuk sementara masih diisi kepada pelaksana tugas. Kami akan segera melakukan sesuai tahapan dan selalu koordinasi dengan KASN," ujarnya.

Untuk proses open bidding pejabat eselon dua Wonosobo telah dilakukan sesuai dengan alur yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, mempertimbangkan ada hasil yang belum sesuai, karena formasi Kepala BKD hanya terdapat dua calon yang dianggap memenuhi kualifikasi. Maka, kondisi itu kemudian harus di konsultasikan dengan KASN di Jakarta. Open bidding juga sepenuhnya dilakukan panitia seleksi (pansel) dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.