Terus Terulangnya Rem Blong di Jalur Maut, Warga Dihantui Ketakutan
Peristiwa

Terus Terulangnya Rem Blong di Jalur Maut, Warga Dihantui Ketakutan

Kertek,(wonosobo.sorot.co)--Kecelakaan di jalur Kledung-Kertek, Wonosobo dinilai sudah sangat akut. Sudah puluhan kali terjadi kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban luka maupun jiwa. Pada awal tahun 2019 saja tercatat ada dua kali truk mengalami rem blong di jalur tersebut. Terulangnya kecelakaan di jalur tengkorak tersebut membuat banyak warga mengeluh dan takut ketika melintas jalur tersebut.

Lurah Kertek, Yoyok Sulistyo mengaku, banyak mendapatkan keluhan dari warganya. Hal itu dikarenakan kecelakaan di jalur Kertek sudah tak terhitung lagi. Warga bahkan sudah sangat khawatir jika melintas di jalur Kledung-Kertek.

Warga terus dihantui ketakutan-ketakutan saat melintas di jalur itu, takut ada kendaraan berat mengalami rem blong dari atas, ungkapnya, Kamis (07/02/2019).

Ketakutan tersebut, kata dia, karena jalur Kertek merupakan jalur yang banyak dilintasi warga masyarakat, baik warga wilayah setempat, maupun pengguna jalan dari berbagai arah, baik dari Wonosobo, Banjarnegara, Purworejo maupun Temanggung. Tak hanya itu, banyak juga warga di komplek pertokoan Simpang Kertek maupun Pasar Tradisional Kertek. 

Hingga saat ini belum ada solusi nyata dari pemangku kebijakan, tapi kecelakaan masih saja terjadi, tutur dia.

Senada, Camat Kertek, Muhammad Said menyebutkan, pihaknya juga banyak mendapat komplain dari masyarakat karena merasa takut jika terjadi kecelakaan, apalagi sampai mengenai warga. Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena jalan tersebut merupakan jalan nasional.

Kewenangan menjadi ranah pemerintah pusat. Memang harusnya ada duduk bersama. Kami hanya bisa memfasilitasi, tidak bisa sampai kepada penyelesaian penanganan masalah tersebut, ujarnya.

Pihaknya mengharapkan, semoga saja ada tidak lanjut segera terkait persoalan tersebut. Pemerintah kecamatan juga sudah pernah menyarankan agar dibangun lagi jembatan penyelamat sebelum masuk wilayah Persimpangan Pasar Kertek. Karena banyak kendaraan mengalami gagal fungsi pengereman setelah melewati jalur penyelamat saat ini.

Sudah pernah diusulkan dibangun lagi di sebelum Kecamatan Kertek, kanan jalan, namun belum ada tindak lanjut lagi, tandasnya.