Perbaikan Layanan, Urus Tilang Tak Perlu ke Kejaksaan
Peristiwa

Perbaikan Layanan, Urus Tilang Tak Perlu ke Kejaksaan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonosobo mencanangkan perbaikan pelayanan di semua lini kepada masyarakat. Salah satunya dengan membuat aplikasi layanan tilang, dimana dengan aplikasi tersebut masyarakat yang akan mengurus masalah tilang tidak perlu repot untuk datang ke kantor Kejari Wonosobo.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wonosobo, Syaiful Bahri Siregar seusai penandatanganan pakta integritas menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK-WBBM) yang digelar di halaman kantor kejari setempat, Rabu (06/02/2019).

Pencanangan komitmen WBK-WBBM itu ditandai dengan apel dan penandatanganan pakta integritas oleh semua pegawai Kejari yang langsung dipimpin Kajari Wonosobo Syaiful Bahri Siregar. Satu per satu, jaksa Kejari Wonosobo diminta menandatangani komitmen dan kemudian membubuhkan tandatangan mereka di papan.

Menurutnya, zona WBK dan WBBM itu dicanangkan untuk seluruh pegawai Kejaksaan di seluruh Indonesia, untuk hari ini adalah hari terakhir pencananga di wilayah Jawa Tengah. Pencanangan komitmen itu untuk menuju birokrasi yang tak hanya bebas korupsi namun juga melayani.

"Tujuannya adalah untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, yaitu bagaimana bentuk pelayanan kita yang tidak membebani masyarakat malah kita lakukan jemput bola. Artinya masyarakat tidak perlu repot lagi datang ke kantor Kejari Wonosobo," katanya.

Salah satu program yang diunggulkan adalah tentang tilang, jadi nantinya masyarakat yang akan mengurus tilang tidak perlu datang ke kantor Kejari lagi, cukup menggunakan sebuah aplikasi. Jadi masyarakat yang kena tilang, tinggal membayar denda lewat bank dan kemudian bukti pembayaran di laporkan ke Kejari Wonosobo melalui aplikasi tersebut. 

"Setelah bukti pembayaran dikirim melalui aplikasi, kami akan menggandeng pihak ketiga untuk mengantarkan barang bukti berupa SIM atau STNK langsung ke alamat masing-masing. Nanti biaya pengantaran akan tertera di aplikasi dan dibebankan ke pelanggar," bebernya.

Selain itu, melalui aplikasi nantinya masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan Kejari Wonosobo. Bagi Masyarakat yang akan menanyakan perkara maupun konsultasi hukum tidak perlu datang lagi ke kantor, cukup melalui sebuah aplikasi.

"Termasuk sarana dan prasarana juga kita perbaiki. Setiap kantor harus ada WC yang memadai, ruang laktasi, ruang tamu dan mempunyai fasilitas yang ramah dengan disabilitas. Perbaikan layanan semua itu kita targetkan terlaksana tahun 2019 ini," pungkasnya.