Diduga Alami Gangguan Jiwa, Warga Jambean Ditemukan Meninggal di Sungai
Peristiwa

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Warga Jambean Ditemukan Meninggal di Sungai

Mojotengah,(wonosobo.sorot.co)--Warga Kelurahan Kalibeber, Kecamatan Mojotengah digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di Sungai Prupuk kelurahan setempat, Selasa (05/01/2019) siang. Belum bisa dipastikan penyebab kematian korban. Namun, diduga korban yang mengalami gangguan jiwa tersebut meninggal setelah nekat terjun ke dasar sungai.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 10.30 WIB. Korban diketahui bernama Muhammad Khusaini (31) warga Dusun Jambean, RT 03/ RW 09 Kelurahan Kalibeber, Kecamatan Mojotengah.

Kapolsek Mojotengah, AKP Widayatno mengungkapkan, menurut sejumlah warga, sebelum kejadian tersebut korban sempat terlihat berjalan dan mondar-mandir di sekitaran jembatan pada pukul 09.00 WIB. Diduga korban ini nekat melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari jembatan sungai Prupuk, Kalibeber itu.

"Ini kan baru dugaan, karena memang saat jenazah itu ditemukan, posisi jenazah tertelungkup diatas batu," jelasnya.

Dirinya menuturkan bahwa penemuan jenazah tersebut pertama kali diketauhi oleh salah seorang pedagang di Pasar Kalibeber yang secara tidak sengaja melihat jenazah. 

"Dikira adalah korban banjir, lalu beberapa warga langsung melihatnya ke bawah kondisi korban. Hingga kemuadian tak berselang lama kita bersama tim identifikasi Polres Wonosobo mengecek ke TKP," ungkapnya.

Pihaknya langsung melakukan evakuasi dan kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Setjonegoro Wonosobo untuk diperiksa lebih lanjut. Korban mengalami luka pada bagian dahi, diduga karena terbentur bebatuan yang ada di dasar sungai.

"Berdasarkan pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga karena pihak keluarga sudah menerimanya," bebernya.

Sementara itu, salah satu keluarga korban, Muhammad Lutfi mengatakan, korban memang selama dua tahun belakangan memiliki riwayat penyakit kejiwaan.

"Memang secara mental belakangan ini sering kambuh. Pernah saat sedang duduk bersama keluarga, tiba-tiba orangnya terhempas kebelakang," ujarnya.