Selalu Meningkat, Kuota Haji Wonosobo Tahun 2019 Jadi 1.065 Orang
Sosial

Selalu Meningkat, Kuota Haji Wonosobo Tahun 2019 Jadi 1.065 Orang

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonosobo, Muhammad Thobiq mengungkapkan, kuota haji asal Wonosobo dari tahun ke tahun mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan data Kemenag Wonosobo, kuota haji pada tahun 2016 sebanyak 673 orang, tahun 2017 sebanyak 713 orang, tahun 2018 sebanyak 783 orang dan untuk tahun 2019 ini kuota haji mencapai 1065 orang.

Ini kenaikan yang luar biasa, jika mendaftar sekarang, maka akan berangkat pada tahun 2040. Pelayanan pendaftaran haji rata-rata 20 pendaftar perhari, sedangkan yang meminta rekomendasi umrah tercatat ada 483 orang, katanya pada saat Rapat Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat, Persiapan Penyelenggaraan Haji 2019 serta Tata Kelola Zakat Infak dan Sodaqoh (ZIS) di ruang Mangoenkoesoema Setda Wonosobo, Kamis (10/01/2019).

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo atas terjalinya kerjasama dan koordinasi yang baik. Selain itu fasilitas dan berbagai dukungan serta bantuan yang telah diberikan kepada Kemenag, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji. 

Sementara itu, Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sumaidi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo pada tahun 2019 ini, berencana akan menyusun Raperda tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. Diharapkan dengan tersusunnya Raperda, Penyelenggaraan Ibadah Haji khususnya di Kabupaten Wonosobo akan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Mencermati praktik penyelenggaraan ibadah haji beberapa tahun terakhir, kesempatan seseorang untuk menunaikan ibadah haji sangatlah terbatas karena jumlah umat islam yang akan menunaikan ibadah haji jauh lebih besar dari pada kuota yang diberikan, bebernya.

Dengan terbatasnya kuota haji, katanya, masih banyak umat Islam di Kabupaten Wonosobo yang meskipun mampu, memenuhi syarat dan telah mendaftar tetapi tahun ini belum dapat menunaikan rukun Islam yang ke lima itu. Oleh karenanya, diharapkan kepada pelaksana penyelenggara ibadah haji, berkewajiban menyiapkan dan menyediakan segala hal terkait dengan pelaksanaan ibadah haji dengan baik.

Para penyelenggara haji harus saling mensinergikan dan mengkoordinasikan antar perangkat daerah dan lembaga organisasi terkait, pungkasnya.