Tidak Ada Koordinasi, Pelayanan di RSUD Wonosobo Membludak
Pemerintahan

Tidak Ada Koordinasi, Pelayanan di RSUD Wonosobo Membludak

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Suasana penuh sesak terlihat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Setjonegoro Wonosobo, Selasa (08/01/2019). Di sejumlah loket pendaftaran terlihat antrian cukup panjang. Selain warga yang berobat, rumah sakit ini juga diserbu ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan melakukan tes kesehatan dan kejiwaan. Akibatnya, pelayanan kesehatan di RSUD membludak.

Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Setjonegoro Wonosobo, Rini Kartika mengatakan, pelayanan kesehatan di RSUD Setjonegoro membludak. Tidak hanya pasien umum dan CPNS, namun juga ratusan calon tenaga bantuan Satpol PP Wonosobo. Membludaknya pelayanan di rumah sakit karena kurangnya koordinasi BKD dengan RSUD Wonosobo.

Tes kesehatan calon tenaga bantuan Satpol PP dan CPNS bersamaan hari ini, jadi pelayanan membludak dan kita cukup kewalahan. Belum lagi pasien umum dan CPNS dari luar kota, katanya, Selasa (08/01/2019).

Membludaknya pelayanan di RSUD, menurutnya, karena dalam pelaksanaan tes kejiwaan CPNS, BKD Wonosobo tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak rumah sakit. Hal itu karena RSUD Wonosobo hanya memiliki satu dokter spesialis kejiwaan, padahal ada sekitar 300an orang CPNS yang melakukan tes. 

Yang lolos CPNS kan ada nama-namanya, seharusnya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan kami. Sehingga kami bisa membuat jadwal tes, karena dalam sehari kita hanya bisa melayani untuk 50 orang, bebernya.

Apabila ada koordinasi, katanya, seluruh CPNS pasti bisa terlayani, seperti pada saat tes kesehatan Caleg DPRD Wonosobo beberapa waktu lalu. Walaupun jumlahnya lebih banyak, namun karena ada koordinasi dari pihak KPU jadi semua bisa terlayani dengan baik. Untuk selanjutnya, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BKD Wonosobo untuk menjadwalkan pelayanan tes kejiwaan CPNS. Sehingga diharapkan semua CPNS bisa terlayani. 

Walaupun terlambat kami akan berkoordinasi dengan BKD. Nanti nama-nama CPNS akan kami cocokkan dengan yang sudah terlayani, sehingga CPNS yang belum melakukan tes akan kami jadwal, bebernya.

Sementara itu, Humas RSUD Wonosobo Tri Lestari mengungkapkan, pada dasarnya pihaknya ingin melayani semua masyarakat dan selesai dalam satu hari. Namun pada kenyataannya, RSUD mempunyai keterbatasan alat maupun tenaga kesehatan.

"Yang namanya masyarakat pasti ingin selesai dalam satu hari karena untuk pemberkasan, namun karena keterbatasan kami jadi pelayanan kali ini membludak," ungkapnya.