Angkutan Konvensional Mogok, Pemkab Siapkan Mobil Dinas Untuk Angkutan
Peristiwa

Angkutan Konvensional Mogok, Pemkab Siapkan Mobil Dinas Untuk Angkutan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Puluhan armada bantuan disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk digunakan sebagai alat transportasi masyarakat maupun pelajar, selama awak angkutan konvensional melakukan aksi mogom massal, Kamis (03/01/2019). Sejumlah kendaraan milik dinas di lingkungan Pemkab, Polres dan Kodim bakal dikerahkan guna memudahkan moda transportasi masyarakat dan pelajar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Polres Wonosobo, aksi tersebut akan diikuti sekitar 3.000 pengemudi angkutan umum konvensional se-Wonosobo. Mereka berencana menggelar aksi mogok massal menyuarakan protes terhadap masih beroperasinya angkutan berbasis online di Wonosobo. Aksi tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dan diizinkan hingga pukul 18.00 WIB.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo, Bagyo Sarastono mengatakan, pihaknya bersama jajaran TNI-Polri dan sejumlah unsur terkait lainnya siap menghadapi aksi tersebut. Termasuk mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat yang terbiasa menggunakan angkutan umum untuk aktivitas mereka sehari-hari.

"Kami sudah menyiapkan sekitar 41 kendaraan milik OPD untuk dijadikan alat transportasi selama ada mogok masal awak angkutan konvensional. Belum lagi ditambah kendaraan milim Polres hingga Polsek," katanya, Kamis (03/01/2019).

Langkah-langkah tersebut, katanya, bersifat antisipatif demi menjaga situasi di Wonosobo agar tetap kondusif. Selain itu, pihaknya juga sudah menyampaikan imbauan kepada sejumlah pengusaha UKM yang selama ini menjadi mitra ojek online. 

"Selain pengamanan aksi, kami bersama Polres, Kodim serta jajaran instansi seperti Satpol PP, BPBD dan beberapa perangkat daerah lain akan menyiapkan armada bantuan kendaraan, seandainya ada warga masyarakat yang memang membutuhkan," ucap Bagio.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras yang juga siap mengerahkan armada kendaraannya untuk membantu warga masyarakat dalam bertrasportasi, baik ke pasar, ke kantor layanan publik maupun ke sekolah-sekolah. Pihaknya juga menginstruksikan kepada para anggotanya di wilayah-wilayah maupun kecamatan, untuk bisa juga melayani masyarakat yang membutuhkan moda transportasi.

"Kami akan kerahkan semaksimal mungkin armada yang kami punya untuk membantu masyarakat maupun pelajar yang membutuhkan tumpangan. Begitupun yang ada di polsek-polsek akan berupaya membantu kemudahan masyarakat. Kami berharap aksi yang dilakukan para pengemudi angkutan umum tetap berjalan damai, aman dan tetap menjaga kondusivitas wilayah. Semoga masyarakat juga tidak dikorbankan untuk kedepannya," tandasnya.