Kunjungi Wonosobo, Diskominfo Kebumen Puji Tata Kelola KIM
Peristiwa

Kunjungi Wonosobo, Diskominfo Kebumen Puji Tata Kelola KIM

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Kebumen mengapresiasi tata kelola Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Wonosobo. Hal tersebut disampaikan pada saat rombongan Diskominfo Kebumen melakukan studi banding di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Selasa (06/11/2018).

Sekretaris Dinas Kominfo Kebumen, Marjono menerangkan tujuan dari kedatangannya bersama Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik dan sejumlah seksi terkait, adalah untuk ngangsu kawruh, alias belajar perihal pengelolaan KIM di Kabupaten Wonosobo.

"Kami di Kebumen merasa perlu untuk berdiskusi dengan Dinas Kominfo Wonosobo dalam hal pengelolaan KIM karena dari pengamatan selama ini, Kelompok Informasi Masyarakat di Kabupaten Wonosobo sudah berjalan sebagaimana tupoksinya," kata Marjono.

Sejumlah hal, seperti tata kelola anggaran untuk KIM, hingga sejauh mana kegiatan-kegiatan yang sudah digelar dapat berjalan dengan baik menjadi fokus diskusi yang diformat santai dan mengalir tersebut. Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Kebumen, Dewi Indri Astuti mengungkap keingintahuannya perihal anggaran yang dialokasikan untuk kelompok informasi masyarakat, karena pihaknya sejauh ini merasa alokasi anggaran di Kebumen belum optimal. 

"Dengan datang dan berdiskusi secara langsung di Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo ini, kami berharap nantinya sekembali ke Kebumen alokasi anggaran untuk kegiatan KIM akan lebih terdistribusikan secara optimal proporsional," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Wonosoobo, Dwiyama SB mengaku cukup terkejut, karena selama ini pihaknya juga tengah berupaya untuk terus berbenah memperbaiki tata kelola sejumlah hal.

"Sebenarnya Dinas Kominfo Wonosobo ini terhitung masih relatif baru karena pembentukan berdasar SOTK pada akhir 2016 silam berarti usia kami belum genap 2 tahun," kata Dwiyama.

Namun dalam masa itu pula, ia mengakui jajarannya bekerja keras untuk terus mengoptimalkan layanan kepada publik. Selain dalam hal tata kelola KIM, pembenahan pada layanan permohonan informasi dan kanal aduan disebut Dwiyama juga masih terus berjalan, termasuk di dalamnya upaya meningkatkan performa PPID.

"Sehingga selama dua tahun terakhir peringkat sebagai Kabupaten terinformatif di Jateng yang sebelumnya berada di papan bawah cukup drastis peningkatannya," pungkasnya.