Dilakukan Secara Online, Penerimaan CPNS 2018 Tidak Ada Peserta Titipan
Peristiwa

Dilakukan Secara Online, Penerimaan CPNS 2018 Tidak Ada Peserta Titipan

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 akan dilaksanakan secara online melalui website yang sudah disediakan pemerintah. Pendaftaran online itu untuk menghindari kecurangan dan aksi suap. Masyarakat pun diminta berhati-hati jika ada yang menjanjikan menjadi CPNS dengan kewajiban mengeluarkan uang dalam jumlah tertentu.

"Proses seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 di Wonosobo dilakukan secara bersih dan transparan. Karena, segala proses dilakukan secara online," kata Kepala Bidang Perencanaan dan Penatausahaan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo, Tri Sulistyawati, Jumat (21/09/2018).

Menurutnya, pendaftaran secara online bisa untuk mengantisipasi segala bentuk kecurangan. Salah satunya adalah adanya peserta titipan dari pihak-pihak tertentu. Selain itu, dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2018 tetap berbasis komputer atau computer assisted test (CAT). 

Lebih lanjut, Tri mengungkapkan, untuk informasi yang lebih teknis, seperti persyaratan umum, tatacara pendaftaran, pelaksanaan ujian atau seleksi serta rincian masing-masing pengelompokan formasi jabatan, kualifikasi pendidikan, jumlah atau kuota dan unit kerja penempatan akan diinformasikan lebih lanjut oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Untuk informasi yang lebih teknis, menurut BKN akan disampaikan paling cepat pada tanggal 26 September 2018," bebernya.

Mengenai informasi tentang seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Wonosobo tahun 2018, Tri berharap agar masyarakat tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya. Menurutnya, informasi resmi yang terkait dengan seleksi CPNS tahun 2018 hanya dapat dilihat melalui portal https://sscn.bkn.go.id, https://bkd.wonosobokab.go.id, dan https://cpns.wonosobokab.go.id.

"Selama ini banyak informasi tentang penerimaan CPNS dari banyak sumber. Jangan mempercayainya kalau tidak dari portal resmi pemerintah," tandasnya.