Tolak Pembatasan Usia Pendaftaran CPNS, Ribuan Guru Honorer Mogok Mengajar
Peristiwa

Tolak Pembatasan Usia Pendaftaran CPNS, Ribuan Guru Honorer Mogok Mengajar

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Tidak kurang dari 1.200 orang guru honorer K2 dan non K2 di Wonosobo melakukan aksi mogok mengajar. Aksi itu dilakukan untuk menolak Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 36 tahun 2018, tentang kriteria penetapan kebutuhan PNS dan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018.

Dalam peraturan tersebut, terdapat salah satu kriteria seleksi CPNS, yakni batasan usia maksimal 35 tahun. Dengan adanya peraturan tersebut, menjadikan tenaga honorer K2 yang berumur lebih dari 35 tahun tidak bisa mengikuti seleksi CPNS tahun 2018.

Wakil Ketua Forum Tenaga Honorer K2, Zaenal Arifin mengungkapkan, pihaknya melakukan aksi mogok mengajar mulai hari Jumat (21/09) hingga pemerintah pusat membuat kebijakan yang lebih berpihak kepada para tenaga honorer K2. Menurutnya, pihaknya juga sudah mengirim surat ke Presiden Republik Indonesia dan berharap dalam beberapa hari kedepan ada solusi terkait permasalahan tersebut.

"Ada sekitar 781 tenaga honorer K2 ditambah non K2 yang mogok mengajar. Jadi jumlah keseluruhan yang mogok mengajar ada sekitar 1200 tenaga honorer di seluruh Wonosobo," katanya, Jumat (21/09/2018).

Ia berharap pemerintah mau mengangkat para tenaga honorer menjadi PNS atau paling tidak memberikan payung hukum yang lebih berpihak kepada tenaga honorer. 

"Kami izin tidak mengajar sampai pemerintah memberikan kebijakan secara tertulis dan lisan yang berpihak kepada kami," bebernya.

Menurutnya, aksi mogok mengajar dilarang oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo dan secara otomatis para kepala sekolah juha melarangnya, tetapi secara manusiawi aksi tersebut diperbolehkan.

"Sebelum melakukan aksi ini kami sudah meminta izin kepada Kepala Dinas Dikpora Wonosobo dan Ketua PGRI Wonosobo," pungkasnya.