Ada Peran Ibu-ibu Dibalik Pemadaman Gunung Sumbing
Peristiwa

Ada Peran Ibu-ibu Dibalik Pemadaman Gunung Sumbing

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Tidak kurang dari 200 personil Tim Gabungan Satuan Tugas (Satgas) pamadam kebakaran Gunung Sumbing yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, SAR, Relawan, organisasi masyarakat dan ibu-ibu setiap harinya bergantian bertugas dalam proses memadamkan kebakaran hutan di Gunung Sumbing.

Kelancaran pemadaman kebakaran hutan di Gunung Sumbing oleh para personil Satgas gabungan tersebut tidak lepas dari peran para ibu-ibu yang setiap harinya menyiapkan kebutuhan logistik di dapur umum. Para petugas dilapangan diberikan logistik makanan 2 kali dalam satu hari. Untuk mencukupi itu semua agar tepat sasaran baik jumlah maupun tempatnya selalu dilakukan koordinasi antara petugas lapangan dan petugas membuat logistik.

Pasi Ops Kodim 0707/Wonosobo selaku Perwira Bidang Operasi, Kapten Czi Sarwiyono menyampaikan kebutuhan logistik yang tepat dalam mendukung tugas merupakan komponen yang vital dalam sebuah operasi. Tanpa didukung logistik yang cukup maka keberhasilan tugas akan terhambat.

"Kita semua kalau tidak didukung dengan logistik yang cukup bila dihadapkan dengan medan yang berat seperti operasi pemadaman api di Gunung Sumbing ini sudah barang tentu akan kuat melaksanakannya," katanya, Rabu (19/09/2018).

Dalam kegiatan pemadaman, lanjutnya, setiap personil yang akan menuju ke sasaran kebakaran hanya dibekali  satu bungkus makanan dan satu botol air mineral. Hal itu dilakukan karena lokasi di atas sangatlah luas dan medan yang cukup sulit, sehingga apabila logistik diantar oleh petugas, maka dapat dipastikan akan terjadi pengiriman logistik tidak sampai sasaran. 

Sementara itu, salah satu relawan masak, Siti Munawaroh merasa sangat bersukur bisa terlibat dalam tim gabungan Satgas pemadam kebakaran Gunung Sumbing. Selain itu menurutnya hal tersebut menjadi pengalaman yang unik, pasalnya ia baru tahu kalau dibalik kewibawaan seorang TNI juga ikut masak membantu para ibu-ibu.

"Di sini kita bias berkumpul dengan ibu-ibu yang lain, tidak ketinggalan para anggota TNI ikut membantu menyiapkan makanan. Mereka juga pintar dalam memasak, tidak kalah dengan ibu-ibu," pungkasnya.