Jadi Sasaran Visitasi, Kades Sikunang dan Pucung Wetan Harus Proaktif
Ekonomi

Jadi Sasaran Visitasi, Kades Sikunang dan Pucung Wetan Harus Proaktif

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dua desa di Wilayah Kabupaten Wonosobo menjadi sasaran kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Dua Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) angkatan ke XXVI selama empat hari. Dua desa yang menjadi sasaran tersebut, yaitu Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar dan Desa Pucung Wetan, Kecamatan Sukoharjo.

Hasil Visitasi yang dimulai pada hari Minggu (16/09) lalu menemukan banyak hal di dua desa tersebut, mulai dari potensi dan kendala atau permasalahan yang dihadapi oleh kedua desa. Oleh karena itu Kades kedua desa tersebut diminta lebih proaktif untuk berkomunikasi dengan Pemkab Wonosobo untuk menyelesaikam berbagai permasalahan tersebut.

Asisten III Bidang Administrasi Setda Wonosobo, Samsul Ma'arif berjanji akan menyampaikan laporan permasalahan tersebut kepada Bupati. Selain itu pihaknya berjanji akan membantu mengkomunikasikan kepada semua SKPD terkait agar segera menindak lanjuti  pemecahan permasalahan tersebut.

"Di Desa Sikunang ini menurut Kepala Desanya ada banyak kendala yang perlu penanganan. Khususnya yang urgen saat ini adalah tentang cita- cita warganya untuk memiliki balai desa sebagai pusat kontrol dan kendali berbagai kegiatan masyarakatnya. Namun tidak ada lahan yang bisa digunakan. Ada lahan tetapi itu milik geodipa," katanya saat mewakili Bupati pada penutupan kunjungan VKN, Rabu (19/09/2018).

Begitu juga di Desa Pucung Wetan, Kecamatan Sukoharjo yang juga berharap ada solusi terkait desa tersebut yang masuk dalam kategori desa tertinggal. Selain itu juga permasalahan dari sektor perkebunan salak, baik tentang kestabilan harga saat panen dan masalah pemasaran maupun infrastruktur berupa akses jalan Kabupaten yang perlu penanganan secepatnya. 

Dari hal tersebut pihaknya meminta kepada instansi terkait untuk memberikan solusi kepada dua desa tersebut. Samsul juga meminta kepada Kades Sikunang dan Pucung Wetan untuk proaktif dengan Pemda. Misalnya Desa Sikunang lanjutnya, Kades harus berkomunikasi dengan Asisiten I melalui Bagian Pemerintahan dan berkoordinasi dengan Badan Petanahan Nasional sesui mekanisme yang ada guna pemakaian lahan yang dipinjamkan oleh Geodipa.

"Kepada Kades Pucung Wetan juga harus lebih proaktif untuk mengkomunikasikan permasalahannya dengan instansi terkait," pintanya.

Samsul meminta kepada Kades Pucung Wetan agar Salak yang sudah memiliki label atau sertifikasi organik harus dipatenkan dan dipertahankan agar tetap menjadi milik Wonosobo. Selain itu juga, ia meminta agar seluruh masyarakatnya diberi pengetahuan tentang pentingnya label yang harus dipatenkan.