Dua Pengguna Sabu-sabu Asal Kebumen Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Hukum & Kriminal

Dua Pengguna Sabu-sabu Asal Kebumen Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Dua pengguna narkotika jenis sabu-sabu berinisial AT dan N, yang keduanya merupakan warga Kebumen terancam hukuman selama 12 tahun penjara. Keduanya berhasil diringkus oleh Sat Res Narkoba Polres Wonosobo pada saat Operasi Antik Candi 2018 yang dimulai sejak tanggal 24 Agustus 2018 hingga Rabu 12 September 2018.

Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras melalui Kasat Res Narkoba AKP Harjoko menjelaskan, tersangka berinisial AT dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia (UURI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan tersangka berinisial N dikenakan pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127ayat (1) huruf a UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo pasal 55 KUHP.

"Kedua pelaku tindak pidana kejahatan narkoba berinisial AT dan N diancam dengan hukuman 4 hingga 12 tahun penjara," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (16/09/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, untuk barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 0,24 gram yang berhasil diamankan dari tangan AY telah dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti sesuai dengan hasil rapat koordinasi antara Sat Tahti dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara kepemilikan sabu-sabu dengan tersangka berinisial AY. 

Sementara itu, Kasat Tahti Polres Wonosobo, Iptu Efendi mengungkapkan, pemusahan barang bukti telah diperkuat dengan surat ketetapan barang bukti dari Kejaksaan Negeri Wonosobo, maka barang bukti sabu-sabu dimusnahkan di depan Mapolsek Garung sebagai Kantor Satuan Tahti Sementara.

Hadir dalam pemusnahan tersebut, Muhtar Ajir perwakilan dari Kejaksaan Negeri Wonosobo, Kasat Tahti Iptu Efendi M, Kapolsek Garung Iptu Muhroji dan dua penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo. Sebelum dilakukan pemusnahan, terlebih dahulu dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti.

"Pemusnahan barang bukti berupa sabu-sabu dilakukan untuk memimimalisir penyalah gunaan barang haram tersebut. Sementara untuk barang bukti lain tetap akan dihadirkan pada saat persidangan nanti," katanya.

Untuk pemusnahan sabu-sabu tersebut, lanjutnya, dilakukan dengan cara mencampurkan sabu-sabu ke dalam air mineral kemudian di buang ke dalam kloset kamar mandi milik Polsek Garung dan terakhir disiram memakai ember besar yang berisi air penuh sehingga larut semua ke dalam kloset.