Diminta Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Ratusan Kepala Sekolah Baru Resmi Dilantik
Pendidikan

Diminta Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Ratusan Kepala Sekolah Baru Resmi Dilantik

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Ratusan kepala sekolah di Wonosobo resmi dilantik oleh Bupati Eko Purnomo di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kamis (13/09/2018). Total sebanyak 186 kepala sekolah yang dilantirk terdiri dari 22 orang Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 164 orang Kepala Sekolah Dasar (SD).

Semua kepala sekolah terlantik bertugas untuk meningkatkan mutu pendidikan, sehingga diharapkan mereka memiliki kapabilitas di dalam mencapai visi, mengemban misi serta mampu menjalankan roda kegiatan sekolah secara efektif. Selain itu, pelantikan kepala sekolah ini juga sebagai acuan pengembangan karir dan peningkatan profesionalime kepala sekolah serta guru.

"Sebelum dilantik, para kepala sekolah ini juga telah mengikuti proses seleksi administrasi dan akademik yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Wonosobo dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) sebagai lembaga resmi yang ditunjuk Kemendikbud," ujar Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Karir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo, Benyamin Kusuma Hadi.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo menyampaikan, kepala sekolah merupakan jabatan yang strategis dalam penyelenggaraan pendidikan. Oleh karena itu kepala sekolah dituntut harus memfokuskan diri dalam memikirkan upaya untuk mengembangkan sekolah yang dipimpinnya. 

"Peningkatan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing adalah tugas dan tanggung jawab kepala sekolah. Kualitas dan kemajuan sekolah sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolahnya," jelas Bupati.

Dalam paradigma baru manajemen pendidikan, kepala sekolah diharapkan memberikan dampak positif dan perubahan yang cukup mendasar dalam pembaharuan sistem pendidikan di sekolah. Bupati berharap agar para kepala sekolah memanfaatkan amanah ini, untuk memperlihatkan prestasi kerja dan prestasi anak didik. Pasalnya, jabatan kepala sekolah tidak membebaskan kepala sekolah dari kewajiban mengajar peserta didik.

"Tantangan dunia pendidikan di Wonosobo saat ini cukup besar. Angka partisipasi kasar pendidikan dasar Wonosobo tahun 2017 ada di peringkat 22 dari 35 Kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Sedangkan angka melanjutkan SD ke Pendidikan Menengah Pertama masih 89,74%," ujar dia.

Menurutnya, menjadi kepala sekolah merupakan orang-orang terpilih di bidang pendidikan, yang dinilai telah memenuhi kriteria untuk berkiprah serta mendukung penuh upaya peningkatan kualitas pendidikan di kabupaten ini. Jabatan kepala sekolah bukan untuk main-main sehingga kepala sekolah terlantik diharapkan bekerja tidak hanya berorientasi pada status atau kedudukan, besaran materi, atau hanya karena tuntutan tugas semata.