Dorong Program Satu Instansi Satu Inovasi, Pemkab Gelar Lomba Inovasi Layanan Publik
Peristiwa

Dorong Program Satu Instansi Satu Inovasi, Pemkab Gelar Lomba Inovasi Layanan Publik

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Pemerintah Pusat telah memberlakukan kebijakan One Agency One Innovation, yaitu gerakan yang mewajibkan satu instansi meghasilkan minimal satu inovasi setiap tahunnya. Terkait hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar kompetisi layanan publik yang diikuti 15 perangkat daerah serta institusi kesehatan dan pendidikan.

Asisten Administrasi Sekda Wonosobo, Samsul Maarif mengatakan, pemerintah Kabupaten Wonosobo memilih jalur kompetisi, sebagai salah satu mekanisme kerja pemerintah, untuk mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik yang kompetitif, sebagai hasil dari persaingan yang sehat antar instansi dan juga antar daerah, serta memenuhi persyaratan penilaian obyektif sebuah inovasi.

"Kompetisi inovasi pelayanan publik ini bisa menjadi ajang untuk mengekspos potensi dan kreatifitas perangkat daerah dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Untuk itu, diharapkan kepada para perangkat daerah peserta lomba inovasi pelayanan publik ini, agar dapat terus meningkatkan kinerjanya dan bisa ikut berpartisipasi ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi," katanya pada saat menghadiri penilaian lomba inovasi pelayanan publik di ruang KRT. Mangoenkoesoema Setda Wonosobo, Rabu (12/09/2018).

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Wonosobo, Tri Antoro menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaring, mendokumentasikan, mendiseminasikan dan mempromosikan inovasi sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu juga untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi penyelenggara pelayanan publik. 

"Termasuk untuk memotivasi penyelenggara pelayanan publik untuk meningkatkan inovasi dan profesionalisme dalam pemberian pelayanan publik, meningkatkan citra penyelenggaraan pelayanan publik serta menjadi sarana pertukaran pengalaman dan pembelajaran inovasi," bebernya.

Kriteria dalam lomba inovasi pelayanan publik kali ini, menurutnya, adalah memiliki kebaruan, efektif, bermanfaat, dapat ditransfer atau direplikasi serta berkelanjutan. Tahun ini lomba inovasi pelayanan publik diikuti 15 perangkat daerah serta institusi kesehatan dan pendidikan dengan berbagai inovasi.

"Untuk yang terbaik nantinya akan mewakili Wonosobo dalam ajang sejenis di tingkat Provinsi Jawa Tengah," pungkasnya.