Laka Maut, Truk Tronton Hantam Pick Up Hingga Rumah
Peristiwa

Laka Maut, Truk Tronton Hantam Pick Up Hingga Rumah

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Kecelakaan maut antara sebuah truk tronton pengangkut kertas karton seberat 6 ton dengan sebuah mobil pick up terjadi di jalan Pasar Kertek sebelah barat, atau tepatnya di Kampung Campursari RT 02/04, Kelurahan Kertek, Kecamatan Kertek, Kamis (06/09/2018). Akibatnya satu korban meninggal dunia dan dua korban mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi sekira pukul 02.15 WIB. Bermula ketika sebuah truk tronton Nopol F 9450 FF yang dikemudikan oleh Warsono (48), warga Majasto RT 01/02, Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo melaju dari arah Semarang menuju arah Purwokerto.

Sesampainya di jalur Parakan-Kertek, tepatnya mendekati perempatan Pasar Kertek, truk diduga mengalami rem blong pada saat melewati jalanan menurun panjang. Akibatnya laju kendaraan tidak bisa dikendalikan dan langsung menerobos perempatan Pasar Kertek sehingga masuk ke jalan sebelah barat Pos Polisi Kertek yang notabene adalah jalur larangan atau overboden.

Pada saat masuk di jalan Pasar Kertek sebelah barat, truk langsung menghantam sebuah pick up Nopol H 1745 LG yang dikemudikan oleh Nurul Anwar, warga Gang Taman RT 02/02, Desa Mlati kidul, Kabupaten Kudus dan berpenumpang Sandi warga Taraja, Tasikmalaya, Jawa Barat yang sedang berhenti di sebelah kiri jalan menghadap ke arah Temanggung hingga terseret sejauh 25 meter. Truk baru bisa berhenti setelah menabrak sebuah konter handphone dan sebuah rumah warga.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP SS. Udiono melalui Kanit Laka Lantas, Ipda Nur Wahyu Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan diduga disebabkan karena rem truk tronton tidak berfungsi normal. Akibat kejadian tersebut, penumpang pick up meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara penumpang pick up dan pengemudi truk tronton mengalami luka ringan.

"Satu korban meninggal dunia dan dua korban luka ringan masih di RS PKU Wonosobo untuk mendapat penanganan," ujarnya.

Selain korban jiwa, kejadian tersebut juga menyebabkan sebuah konter hape milik Muhamad Subhan Dedi mengalami rusak parah pada bagian depan dan sebuah rumah milik Hindarto mengalami rusak bagian depan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 15 juta. 

"Proses evakuasi kedua kendaraan dilakukan oleh anggota Sat lantas dengan Sat Sabhara Polres Wonosobo dengan dibantu oleh masyarakat," pungkasnya.