Empat Pelaku Penipuan Investasi Diringkus, Satu Masih Buron
Hukum & Kriminal

Empat Pelaku Penipuan Investasi Diringkus, Satu Masih Buron

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Jajaran Polres Wonosobo berhasil mengungkap penipuan dengan modus investasi hotel melalui media sosial. Keempat orang pelaku yang membantu aksi penipuan tersebut telah ditangkap. Sementara pelaku utama berinisial E, yang mengaku warga negara Jerman masih buron.

Keempat pelaku yang sudah berhasil diamankan tersebut berinisial WB (36), YGK (36), BIO (41) dan DAP (46). Akibat penipuan tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 15,7 miliar.

Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras mengatakan, keempat pelaku sudah berhasil diamankan di Mapolres Wonosobo, dua diantaranya merupakan warga negara asing. Penangkapan pelaku, diceritakan Kapolres, bermula pada tanggal 2 Agustus 2018, korban berinisial H (50) warga Wonosobo melaporkan kejadian penipuan ke Polres Wonosobo.

"Dari laporan tersebut, kami berhasil mengamankan pemilik rekening yang ditransfer sejumlah uang oleh korban. Pemilik rekening seorang pria berinisial WB (36) yang merupakan warga Jalan Pondok Aren II RT 02 RW 01 Kelurahan Pondok Betung Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang," katanya, Selasa (07/08/2018).

Dari penangkapan WB, lanjut Kapolres, pihaknya berhasil menangkap pelaku lainnya berinisial YGK (36), warga Pusdik Lantas Polri Blok No 33 RT 01 RW 06 Kelurahan Paku Jaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, dan pelaku berinisial BIO (41) yang merupakan warga negara asing asal Nigeria, tinggal di Palem Ganda Asri 4 Blok B Nomor 1 Karangmulya, Kota Tangerang. 

"Setelah ketiga pelaku berhasil ditangkap, kami berhasil menangkap satu pelaku berinisial DAP (45) warga negara asing asal Liberia yang tinggal di City Park WFT Tower F Lantai 10 Kamar 19 Cengkareng Jakarta Barat," ujarnya.

Selain mengamankan 4 pelaku, pihak Polres Wonosobo juga berhasil mengamankan barang bukti sebuah buku rekening Bank BCA dan ATM atas nama WB dengan nomor rek 4741006191, sebuah buah buku rekening Bank Mandiri dan ATM atas nama WB dengan nomor rekening 101000799921, sebuah buku rekening Bank Mandiri dan ATM atas nama WB dengan nomor rekening 1260007454621 dan sebuah buku rekening Bank Mandiri dan ATM atas nama YGK dengan nomor rekening 1640002333393.

"Kami telah memberitahukan masalah penangkapan dan penahanan terhadap warga Nigeria dan Liberia ke negaranya masing masing melalui Direktorat Konsulat Kementerian Luar Negeri di Jakarta," tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan pengembangan terhadap kemungkinan keberadaan para pelaku lainnya, pasalnya masih ada beberapa rekening yang masih belum terlacak dan akan dikoordinasikan dengan pihak bank terkait.

"Atas tindak pidana penipuan online, para pelaku akan dikenakan Pasal 45 a ayat 1 jo Pasal 28 ayat 1 UU RI No 19/ 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11/2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 1 miliar dan pasal 378 KUHP jo pasal 56 ayat 1 KUHP ancaman hukuman 4 tahun penjara," tandasnya.