Dijanjikan Investasi Hotel, Uang Belasan Miliar Amblas
Hukum & Kriminal

Dijanjikan Investasi Hotel, Uang Belasan Miliar Amblas

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Kasus penipuan dengan modus investasi pembuatan hotel melalui media sosial menimpa H (50), warga Wonosobo. Akibat tindakan penipuan tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 15,7 miliar lebih.

Kapolres Wonosobo, AKBP Abdul Waras menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Agustus 2017. Bermula pada saat korban membuka Facebook dan melihat ada permintaan pertemanan dari seseorang, setelah diterima kemudian orang tersebut mengirim pesan dan mengaku bernama E asal Jerman.

"Pelaku E meminta nomor WhatsApp (WA) korban selanjutnya mereka melakukan pembicaraan dengan bahasa Indonesia. E mengaku kepada korban telah menjual rumahnya di Melbourne dan memiliki uang dolar senilai 75 miliar, namun uang tersebut ditahan di Bandara International Soekarno Hatta," Kata Kapolres, Selasa (07/08/2018).

Kapolres menambahkan, pelaku selanjutnya meminta bantuan untuk mengeluarkan uang tersebut dengan cara meminta korban untuk mengirim sejumlah uang kepada pelaku. Pasalnya untuk mengambil uang yang tertahan tersebut harus dengan tebusan. 

"Pelaku menjanjikan akan memberikan hadiah berupa uang yang akan diserahkan sebagai kerja sama bisnis investasi pembuatan hotel apabila korban mau membantu," bebernya.

Dengan rayuan tersebut, korban akhirnya bersedia membantu dan pelaku E meminta korban mengirim uang pertama sebanyak Rp 17 juta melalui nomor rekening seseorang berinisial WB. Setelah pengiriman tersebut, korban dan E melakukan komunikasi lebih lanjut dan bertemu di Jakarta. Pada saat di Jakarta, pelaku E membawa uang dolar dalam kemasan plastik dan ditunjukan kepada korban.

"Untuk lebih meyakinkan korban, dua lembar sebagai sample diberikan kepada korban untuk dicairkan di money changer. Uang yang diberikan asli dan bisa dicairkan, korban tambah percaya dan kembali melakukan transfer," tuturnya.

Setelah transfer pertama, lanjut Kapolres, korban kembali melakukan transfer terus menerus sampai 19 kali melalui rekening WB hingga mencapai Rp 9.810.430.000. Selain itu, pengiriman dilakukan lima kali transfer ke nomor rekening berbeda atas nama YGK hingga mencapai Rp 5.350.000.000.

"Pada saat meminta transfer, E selalu beralasan jika uang belum bisa diambil, sehingga pelaku E selalu meminta uang kepada korban dan korban mengirimkan uang hingga mencapai Rp 15.737.430.000," imbuhnya.

Karena merasa curiga pelaku selalu meminta ditransfer uang, namun uang yang ditahan tidak juga bisa diambil. Korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke pihak Polres Wonosobo.